Yamaha

Tiga Pedagang Positif Covid-19, Kecamatan Cilandak Perketat Pengawasan di Pasar Mede

  Jumat, 03 Juli 2020   Khoirur Rozi
Pasar Mede Cilandak, Jakarta Selatan ditutup sementara karena pedagang terpapar Corona. (Suara.com/ istimewa).

CILANDAK, AYOJAKARTA.COM - Kecamatan Cilandak memperketat pengawasan protokol kesehatan di Pasar Mede pasca dibuka kembali. Diketahui, pasar ini ditutup sejak 30 Juni lalu lantaran ada tiga pedagang yang dinyatakan positif Covid-19.

Camat Cilandak, Mundari mengatakan, pasca Pasar Mede dibuka antusias warga untuk berbelanja cukup tinggi. Oleh karena itu pihaknya mengawasi aktivitas jual-beli di pasar tersebut secara ketat.

AYO BACA : 3 Juli, Kota Bogor Nihil Kasus Positif Covid-19

Selain pengawasan, petugas kecamatan juga menyosialisasikan pencegahan penularan Covid-19 kepada pedagang dan pengunjung. Hal ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang menaati protokol kesehatan.

"Pertama animo masyarakat untuk belanja ternyata bagus. Kedua sekaligus sosialisasi penggunaan tas ramah lingkungan serta kembali mensosialisasikan 3M, mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker," kata Mundari dalam keterangan resmi, Jumat (3/7/2020).

AYO BACA : Update Corona Indonesia 3 Juli: Positif Covid-19 Bertambah 1.301

Mundari berharap, dengan menerapkan pola 3M, para pengunjung dan pedagang pasar dapat terhindar dari COVID-19. Ke depan pihaknya akan mengerahkan petugas Gugus COVID-19 untuk terus melakukan pemantauan dan pengawasan di pasar tersebut.

"Setelah ini akan ada petugas yang akan melakukan pengawasan dan pemantauan aktifitas dalam menerapkan protokol kesehatan di pasar tersebut," imbuhnya.

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119. Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.   Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Wagub DKI Imbau Warga di 27 Zona Merah Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar