Yamaha

HARI RAYA IDUL ADHA: Penjual Hewan Kurban Harus Punya SIKM

  Sabtu, 04 Juli 2020   Eries Adlin
Pemeriksaan hewan kurban/beritajakarta.id

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Tahun ini umat Islam akan merayakan Hari Raya Iduladha pada 31 Juli 2020. Sesuai dengan syariat, pada saat itu muslimin di seluruh dunia akan melakukan ibadah memotong hewan kurban.

Perayaan Iduladha dan juga pelaksanaan ibadah Haji di Makkah pada tahun ini dipastikan berbeda karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, ritual Rukun Islam kelima Tanah Suci hanya diikuti oleh jamaah yang sudah berada di Arab Saudi.

Pandemi Covid-19 juga memberikan nuansa lain dalam perayaan Iduladha di Jakarta tahun ini, termasuk persiapan pemotongan hewan kurban.  Sebagai contoh, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur telah menjadwalkan beberapa kegiatan atara lain pemeriksaan kondisi hewan dari sisi kesehatan dan memenuhi syariat yang berlaku. Pemeriksaan tersebut akan digelar mulai pekan depan.

“Mulai pekan depan kami akan lakukan pemeriksaan hewan kurban di tempat penampungan. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan secara serentak mulai H-15 sampai H-1 Idul Adha,” ujar Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur, Yuli Absari, seperti dilansir laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, beritajakarta.id (3 Juli 2020).

Sudin KPKP Jaktim juga membuat video panduan pemotongan hewan kurban untuk acuan bagi petugas pemotongan hewan kurban.

Untuk pemeriksaan hewan kurban yang akan dilakukan mulai pekan depan, sambung Yuli, pihaknya akan menerjunkan 10 petugas yang terdiri dari unsur Sudin KPKP, Sudin Kesehatan dan Satpol PP.

Pelibatan Sudin Kesehatan untuk memastikan penjualan hewan kurban sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan COVID019. Mulai dari menyiapkan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, penggunaan masker bagi pedagang maupun pembeli serta menjaga jarak satu dengan lainnya.

“Para penjual hewan kurban juga harus mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta. Kemudian hewan kurban yang dijual harus dilengkapi surat kesehatan hewan dari Dinas Kesehatan daerah asal,” tandas Yuli.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar