Yamaha

Kritik Gus Sahal soal Kalung Antivirus Corona dari Kementan

  Sabtu, 04 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Dokumentasi Kementerian Pertanian)

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Kalung antivirus corona yang akan diproduksi massal dari Kementerian Pertanian (Kementan) menuai kritik tajam dari tokoh masyarakat. Salah satunya, Ketua PCI Nahdlatul Ulama Amerika Serikat Akhmad Sahal atau biasa disapa Gus Sahal.

GUs Sahal secara jelas mengecam Kementan yang akan memproduksi kalung antivirus corona. Menurutnya, temuan kalung yang diklaim bisa menangkal Covid-19 itu adalah sebuah bentuk kebodohan.

Hal itu diungkapkan oleh Gus Sahal melalui akun Twitter miliknya @sahal_as. Sahal geram dengan rencana Kementan yang akan memproduksi kalung antivirus dalam jumlah banyak itu.

"Kalung antivirus corona ini bentuk kegobl*kan hqq. Kok mau diproduksi massal. Pakai uang negara lagi," kata Gus Sahal, Sabtu (4/7/2020).

Gus Sahal meminta agar Presiden Joko Widodo turun tangan menyikapi rencana yang telah disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo itu. Ia mendesak agar Jokowi tak mengizinkannya.

AYO BACA : Kalung Antivirus Diklaim Bisa Cegah Corona, Ini Uraian Kementan

"Pak @jokowi, tolong ini jangan dibolehkan," ungkapnya.

Seperti diketahui, Kementan akan memproduksi massal kalung tersebut pada Agustus ini. Kalung tersebut terbuat dari bahan alami yakni yanaman eucalyptus yang selama ini dikenal untuk membuat minyak kayu putih.

Dari total 700 jenis tanaman yang diujicoba, tanaman eucalyptus diyakini oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mampu mematikan Covid-19. Ia mengklaim bila menggunakan kalung tersebut selama 15 menit maka antivirus akan bekerja membunuh 42 persen Covid-19.

Sementara, jika kalung yang diklaim telah lulus ujicoba itu digunakan selama 30 menit maka dapat menangkal 80 persen Covid-19.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu juga mengungkapkan kenggulan lainnya terobosan dari Kementan tersebut. Salah satunya adalah bisa mengobati luka sayatan

AYO BACA : Kementan Jamin Keamanan Pangan Segar di Tengah Wabah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar