Yamaha

Kata Ketum PSSI Soal Shin Tae-yong yang Tak Kunjung ke Indonesia

  Sabtu, 04 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Pelatih Korea Selatan U-23, Shin Tae Yong. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

GELORA, AYOJAKARTA.COM - Wabah virus corona yang masih merebak di seluruh dunia diperkirakan menjadi alasan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, takut melakukan penerbangan ke Indonesia. Hal itu diungkapkan Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan.

Iriawan berpendapat, ketakutan itulah yang membuat Shin tae-yong ingin membawa Timnas Indonesia U-19 untuk menggelar training camp (TC) di Korea Selatan.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu punya kekhawatiran yang sama jika harus melepas 44 pemain ke Korea Selatan.

Sehingga, lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu lebih mengharapkan Shin Tae-yong datang ke Indonesia. Hal ini dikarenakan, rombongan Shin Tae-yong tidak sebanyak skuat tim nasional.

"Dia (Shin Tae-yong) mungkin ada rasa takut ke sini, sebaliknya kita pun ada rasa takut ke Korea Selatan. Tapi daripada 44 pemain ke sana, lebih baik dia sendiri ke sini dan kita akan jamin," kata Iwan Bule di Kemenpora, Jumat (3/7/2020).

Iwan Bule atau Mochamad Iriawan mengatakan bakal tetap meminta pelatih berusia 51 tahun itu ke Indonesia. Ia ingin agar Shin Tae-yong mengerucutkan penggawa Timnas Indonesia U-19 yang saat ini masih berisi 44 pemain.

Setelah dikerucutkan PSSI, akan melihat kemungkinan para pemain dibawa ke Korea Selatan. Meski begitu, Mochamad Iriawan tetap mengusahakan agar skuat Garuda TC di Indonesia.

Sebab, Shin Tae-yong tidak hanya diminta menangani Timnas Indonesia U-19. Melainkan timnas senior yang akan berlaga di tiga pertandingan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

"Kemarin Shin Tae-yong kirim roadmap tapi dia minta tetap ke sana (Korea Selatan). Saya balas lagi, Anda ke sini dulu, dilihat dulu, kerucutkan dulu jadi 23 sampai 30 pemain, baru silakan dibawa," jelasnya.

"Dia minta pemain dibawa ke Korea Selatan, kami komunikasi dengan pemerintah Korea Selatan, maunya kami tidak dikarantina, di sana akan dikarantina 14 hari. Waktu segitu itu panjang, kasihan pemain," ia menambahkan.

"Kalau Shin Tae-yong ke sini (Indonesia), kami bisa komunikasi minta agar Shin Tae-yong jalani swab test. Kalau ke sana 44 pemain bagaimana? Kalau dia ke sini hanya lima sampai enam orang, kan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-19 akan ikut serta di ajang Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada 14-31 Oktober mendatang. Skuat Merah Putih tergabung di Grup D bersama dengan tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar