Yamaha

Klaster Baru di Semarang, Ratusan Karyawan di 3 Perusahaan Terpapar Covid-19

  Minggu, 05 Juli 2020   Budi Cahyono
[Ilustrasi] Ratusan karyawan di 3 perusahaan di Semarang terpapar Covid-19. (dok)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM – Klaster baru Covid-19 di Kota Semarang berada di tiga perusahaan di Semarang. Saat mengetahui ratusan karyawan di 3 perusahaan tersebut terpapar Covid-19, otoritas setempat langsung menutup operasional perusahaan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr Abdul Hakam menjelaskan, klaster baru Covid-19 itu ada di tiga perusahaan. Ketika muncul kasus perusahaan tersebut langsung ditutup.

AYO BACA : Klaster Covid-19 Unilever Bekasi Tularkan 15 Keluarganya

"Klaster ini lebih besar dari klaster Pasar Rejomulyo atau Pasar Kobong. Kita sebut saja di perusahaan a ditemukan 47 kasus, perusahaan b 24 kasus dan di perusahaan c ada 100 an kasus positif Covid-19," ungkapnya.

Merespons klaster baru di Kota Semarang, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memperpanjang masa Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Hal itu diungkapkan Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang di kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang, Minggu (5/7/2020).

AYO BACA : Unilever Jadi Klaster Penularan Covid-19, Ridwan Kamil Fokuskan Tes di Wilayah Industri

"Sampai hari ini kasus Covid-19 di Kota Semarang mencapai 718 kasus. Yang sembuh ada 934 orang yang meninggal 135 jiwa. Perpanjangan PKM kali ini tanpa periode," ujarnya.

"Jika hal yang dirasa mendesak untuk selesaikan PKM karena kasus Covid-19 menurun bisa saja PKM kita cabut. Tapi kalau angkanya naik nanti PKM akan kita perketat lagi," sambungnya.

Hendi menerangkan masifnya rapid dan swab test yang dilaksanakan menimbulkan kasus Covid-19 banyak diketahui. Pihaknya akan tetap berlakukan tes massal untuk mendeteksi sedini mungkin orang yang terpapar Covid-19.

Dia mengatakan, banyak pasien baru yang muncul dari hasil penelusuran. Banyak juga pasien yang membawa penyakit penyerta seperti demam berdarah dan tifus.

"Ini pekerjaan yang sulit untuk menyembuhkan pasien dengan penyakit penyerta. Muncul klaster baru Covid-19 di salah satu industri di Kota Semarang," imbuhnya. (Afri Rismoko)

AYO BACA : 21 Karyawan Positif Covid-19, Unilever Hentikan Operasional Pabrik di Cikarang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar