Yamaha

Sekda Soal PPDB DKI Jakarta: Peran Sekolah Swasta Sangat Dibutuhkan

  Senin, 06 Juli 2020   Khoirur Rozi
ilustrasi pendaftaran sekolah/ Republika

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengungkapkan daya tampung sekolah negeri di Jakarta masih terbatas. Artinya, sekolah negeri di Ibu Kota belum mampu menampung seluruh calon peserta didik.

Hal itu diungkapkan Saefullah usai rapat dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada hari ini, Senin (6/7/2020).

"Nyatanya memang daya tampung SMP negeri kita itu baru 46 17%, berarti masih ada 64% (calon siswa). Kemudian daya tampung SMA negeri kita itu baru 32,94% sepertinya masih ada 67%," kata Saefullah kepada wartawan.

AYO BACA : Demo Emak-emak Soal PPDB di DKI Mulai Mendekat Istana Presiden

Lebih lanjut Saefullah menuturkan, dengan terbatasnya kapasitas sekolah negeri di DKI Jakarta maka dibutuhkan peran sekolah swasta. Menurutnya, baik pemerintah maupun swasta sama-sama punya kewajiban untuk melaksanakan program wajib belajar.

"Kita mengharapkan peran swasta. Jadi pemerintah dan swasta punya kewajiban bersama untuk menyelenggarakan wajib belajar di DKI Jakarta," ujarnya.

Saefullah berharap dengan adanya kerja sama antara pemerintah dengan swasta maka tidak ada lagi anak-anak putus sekolah. Dia juga meminta semua pihak memaklumi keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Jakarta.

"Kita ciptakan pendidikan yang betul-betul berpihak kepada anak-anak yang memang harus kita teruskan pendidikannya, tidak boleh Ada anak usia sekolah SMP dan SMA yang putus sekolah. saya kira itu prinsipnya kita sudah selaras semuanya," imbuhnya.

AYO BACA : PPDB DKI Jakarta: Sekolah Swasta Unggulan Jadi Rebutan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar