Yamaha

Setelah Galang Donasi APD Untuk Rumah Sakit, Alumni SMP 74 Rajin Bikin Webinar Semasa Pandemi Covid-19

  Rabu, 08 Juli 2020   Eries Adlin
Ilustrasi

RAWAMANGUN, AYOJAKARTA.COM -- Masa pandemi Covid-19 memaksa orang melakukan aktivitas dari dan di rumah. Bisa berbentuk work from home dan juga belajar secara online
Selama wabah virus Corona, web seminar, kerap disingkat webinar, pun menjamur. Institusi, baik pemerintah maupun swasta, dan komunitas menjadi kreatif mencari tema yang akan diangkat ke dalam webseminar.

Salah satu komunitas yang rajin menggelar webinar adalah alumni SMP Negeri 74 lintas angkatan. Setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), alumni SMP yang berlokasi di seputaran Rawamangun, Jakarta Timur, ini sudah empat kali menggelar webinar.

"Kami sedang menyiapkan webinar kelima," kata Yosep Santosa, Ketua Alumni SMP 74, kepada ayojakarta.com.

Menurut Yosef, pembicara dan peserta webinar adalah alumnus SMP 74 lintas angkatan. "Kebetulan sebagian dari alumni kami sudah menjadi tokoh di bidangnya masing-masing. Ada yang menjadi pejabat negara, militer dan polisi, direksi di BUMN dan perusahaan swasta, anak band, seniman, akademisi,"

Webinar kelima alumni SMP 74 diagendakan berlangsung pada 10 Juli dengan tema Membangun Mental Positif dalam Menjalani Kehidupan di Masa Pandemi.  Tampil sebagai pembicara adalah Primiputri Soerjaatmadja yang tercatat sebagai dosen di Universitas Indonesia. Selain itu, alumni SMP 74 tahun 1997 ini adalah lifecoach, praktisi Neuro-Linguistic Programming (NLP) dan penulis buku Sukses Luar Biasa.

Webinar perdana yang digelar alumni SMP 74 mengambil tema Belajar Ilmu Training Melalui Web  dengan pembicara Master Facilitator Priyanto Sutopo MBA, Rabu (10 Juni 2020). Priyanto merupakan lulusan SMP 74 tahun 1980.

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Harry Azhar Aziz, mengisi webinar kedua pada 17 Juni dengan tema Dampak Stimulus Keuangan Negara Terhadap Perekonomian Nasional di Saat Pandemik Covid19. Pejabat yang bergelar profesor doktor di bidang ekonomi ini tercatat sebagai alumni SMP 74 tahun 1971.

Menjaga Ketahanan Pangan Paska Pandemi Covid-19 menjadi tema webinar ketiga, Kamis (25 Juni 2020). Sebagai narasumber adalah Laksamana Muda (Purn) Kingkin Suroso, alumni tahun 1971. Kingkin kini menjadi pegiat sosial dan aktif di Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka sebagai Wakil Ketua.

Pengamat dan pemerhati sejarah musik Stanley Tulung mengisi webinar keempat dengan tema Sejarah Musik Indonesia pada 1 Juli 2020. Stanley adalah lulusan tahun 1991.
"Antusiasme dari para alumni juga begitu tinggi untuk mengikuti webinar itu," tutur Yosef.

Sebelumnya, alumni SMP 74 juga aktif menggalang donasi dari alumni untuk membantu tenaga medis dan nonmedis berupa alat pelindung diri (APD) antara lain APD set, hazmat, masker, sarung tangan, suplemen vitamin C, hand sanitizer.

Menurut Yanti, pelaksana kegiatan tersebut, sumbangan sudah disalurkan ke Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (Jakarta Timur), RSUD Matraman (Jakarta Timur), RS Elizabeth (Bekasi), RS Jatisampurna (Bekasi), RSUD Daan Mogot (Tangerang), RSUD Cileungsi, RSUD Bogor (Cibinong), RS Kartini (Cileduk), RS Kesdam Jaya (Cijantung), RS Harapan Jayakarta (Jakarta Timur).

"Selain yang melalui ikatan alumni 74, kami juga menggalang dana dari komunitas Anak Pancong yang kebanyakan juga lulusan SMP 74. Komunitas ini merupakan anak tongkrongan di Rawamangun pada akhir 1980-an sampai 2000-an," ungkap Yanti, alumni SMP 74 tahun 1986.

Total donasi yang berhasil dikumpulkan alumni SMP 74 lintas angkatan mencapai Rp89,5 juta dan dari Anak Pancong Rp26,75 juta.

 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar