Yamaha

Ditutup Sore Ini, Masih Ada Wali Murid Ingin Pindahkan Berkas Anaknya

  Rabu, 08 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Pengumuman PPDB DKI Jakarta/ instagram: @disdikdki

JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM - Tepat pukul 15.00 WIB ini, Rabu (8/7/2020), pendaftaran penerimaa peserta didik baru (PPDB) 2020 DKI Jakarta ditutup. Namun, masih ada juga orang tua siswa yang akan memindahkan anaknya ke sekolah yang lebih dekat dengan rumahnya.

Salah satu petugas PPDB DKI Jakarta, Warsito mengatakan, beberapa wali murid tersebut menginginkan anaknya dipindah di SMAN 112 Jakarta. Hal itu dilakukan karena mereka melihat masih ada bangku kosong di sekolah tersebut.

AYO BACA : Sekda Soal PPDB DKI Jakarta: Peran Sekolah Swasta Sangat Dibutuhkan

"Ada yang ingin memindahkan anaknya, karena melihat bangku kosong masih tersedia di sekolah yang dekat dengan rumahnya, tetapi pendaftaran tidak bisa dicabut kalau mereka sudah lapor diri," ujar petugas PPDB Jakarta Barat,Warsito di Jakarta, Rabu.

Warsito dan sejumlah petugas hanya bisa menyarankan wali murid untuk memindahkan sekolah anaknya setelah memasuki semester dua tahun pembelajaran.

AYO BACA : Pemprov DKI Akan Revisi Juknis PPDB Jakarta Jalur Zonasi

"Kalau tidak begitu, anak-anak yang belum dapat sekolah kan kasihan. Ini kesempatan terakhir mereka," ujar dia.

Pelayanan pendaftaran dan informasi sekolah SD, SMP dan SMA Negeri di Posko PPDB juga berakhir setelah tutup sekaligus pengumuman pada pukul 15.00 WIB. Warsito mengatakan, pendaftaran kali ini diutamakan pada nilai, kemudian usia pendaftaran peserta didik.

"Tetapi yang paling dulu mendaftar, dia pasti dapat kuota, karena tiap sekolah punya jumlah bangku kosong yang berbeda," kata dia.

Pendaftaran PPDB di DKI Jakarta tahap akhir tingkat SMA masih menyisakan 2.512 kursi yang tersebar di 115 SMA Negeri. Tahap akhir ini terbuka bagi calon peserta didik tingkat SMA yang berdomisili di Jakarta, lulus tahun 2020, dan belum diterima pada PPDB jalur sebelumnya.

PPDB tingkat SMA tahap akhir ini dibuka mulai 7 Juli 2020 pukul 08.00 WIB hingga 8 Juli 2020 pukul 15.00 WIB. Kuota terbanyak berada di SMA Negeri 69 sebanyak 78 siswa, sedangkan kuota paling sedikit adalah SMA Negeri 99 sebanyak 2 siswa.

AYO BACA : Orang Tua di Bekasi Nilai PPDB Kurang Transparan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar