Yamaha

Warga Pindahkan Rumahnya Sendiri dalam Semalam Dikaitkan dengan Hal Mistis

  Jumat, 10 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Rumah milik Giman yang berada Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, yang diduga digeser oleh jin, Kamis (8/7/2020). [Abdul Jalil/Madiunpos.com]
NGAWI, AYOJAKARTA.COM - Seorang lelaki bernama Giman (47) memindahkan rumah limasasan sejauh 60 cm dan meninggikan pondasinya setinggi 130 cm hanya dalam waktu semalam. Bak legenda Candi Sewu, Giman mengerjakannya hanya semalam tanpa bantuan seorang pun. Kisah ini terjadi di Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dan dikaitkan dengan hal mistis.
 
Mengutip Solopos.com dalam Suara.com - jaringan Ayojakarta.com, keheranan tetangga semakin menjadi saat Giman mengatakan hanya menggunakan imajinasi untuk memindahkan rumahnya. Hal yang lebih mengherankan adalah tidak ada tetangga yang mendengar suara dalam pekerjaan memindahkan rumah itu, lantaran dikerjakan tengah malam.
 
Giman menceritakan, rumahnya memiliki 20 tiang dengan model limasan yang memiliki dua bagian yakni bagian depan dan bagian belakang.
 
Uniknya, genteng, rangka atap dan tiang-tiang rumah itu masih utuh setelah dipindahkan. Pemindahan rumah itu dilakukan pada Kamis (25/6/2020) malam.
 
Rumah itu terlihat lebih tinggi dari sebelumnya. Sehingga sekarang antara rumah depan dan belakang tidak sejajar lagi.
 
Giman mengatakan hanya membutuhkan waktu satu setengah jam saja untuk memindahkan rumahnya. Padahal, normalnya rumah dengan bentuk limasan dengan ukuran seperti itu membutuhkan tenaga sekitar 40 sampai 50 orang untuk proses pemindahan.
 
"Saya yang memindahkannya sendiri. Tidak ada orang yang membantu. Saya sendirian," kata Giman, Kamis (9/7/2020).
 
Giman mengaku bisa memindah rumah tersebut dengan kekuatan spiritual. Sebelum angkat rumah sendirian, ia melakukan meditasi di dalam rumah.
 
Setelah itu, Giman berimajinasi ada puluhan orang yang membantu mengangkat rumah tersebut hingga naik setinggi 130 cm. Sehingga saat mengangkat hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat.
 
"Saya hanya membayangkan ada puluhan orang yang membantu saya. Jadi saya hanya mengomando saja," katanya.
 
Diberitakan Terkini.id dalam Suara.com, Giman mengatakan orang-orang dalam imajinasinya saat membantu memindahkan rumah itu juga merasakan berat.
 
"Dalam kesadaran itu seolah ada banyak orang, jadi ya dirasakan tangan mana yang berat mana yang enteng, mana yang tiang duduk duluan saat digeser, yang mana itu terasa dalam bayangan. Seingat saya seperti itu proses," tutur Giman.
 
Tetangga sekitar rumah Giman pun heran dengan kejadian ini. Suharto, salah satu tetangga, terkejut ketika mengetahui rumah Giman pindah tempat dalam semalam.
 
Ia baru mengetahui kalau rumah tersebut telah berubah sepekan setelahnya.
 
"Tidak ada yang tahu. Tetangga, keluarganya juga tidak ada yang tahu. Saya ya heran, kok bisa ngangkat rumah setinggi 130 cm sendirian," ujar Suharto yang rumahnya dekat dengan rumah Giman, Kamis (9/7/2020).
 
"Kalau dikerjakan orang pasti tetangga tahu lah. Ini tidak terdengar suaranya sama sekali. Dan waktunya pun cuma semalam. Tidak berhari-hari," imbuhnya.
 
Semenjak viral di media sosial, rumah Giman ramai dikunjungi orang-orang. Beberapa media pun meliput kejadian di Ngawi ini.
 
Bahkan, tidak sedikit orang yang mengaitkan pemindahan rumah ini dengan hal-hal berbau mistis.
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar