Yamaha

Bareskrim Surati Kedubes Belanda Terkait Kasus Pembobolan BNI

  Jumat, 10 Juli 2020   Khoirur Rozi
Maria Pauline Lumowa, buron kasus pembobolan bank BNI senilai Rp 1,7 triliun tiba di Indonesia. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM - Bareskrim Polri akan berkirim surat kepada Kedutaan Besar Belanda di Jakarta terkait kasus Maria Pauline Lumowa, tersangka pembobol Bank BNI.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Maria merupakan warga negara Belanda yang terlibat kasus pembobolan BNI sebesar Rp 1,7 triliun. Saat ini Maria tengah ditahan pihak kepolisian setelah diekstradisi dari Serbia.

\"Saudari MPL ini adalah warga negara Belanda, maka kami sudah membuat surat ke Kedutaan Besar Belanda untuk memberitahukan bahwa ada warganya yang saat ini sudah kami tangkap dan lakukan penahanan,\" kata Listyo dalam telekonferensi pers di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

AYO BACA : Bobol BNI dan Jadi Buronan 17 Tahun, Maria Pauline Terancam Hukuman Seumur Hidup

Listyo meminta Kedubes Belanda segera mengirimkan pansihat hukum untuk mendampingi kasus Maria. Sebagai informasi Maria tercatat menjadi warga negara Belanda sejak 1979.

\"Kami meminta kepada Kedutaan Besar Belanda untuk memberikan pendampingan dalam rangka pendampingan hukum dalam rangka pemeriksaan terhadap saudari MPL,\" ujarnya.

Sembari menunggu penasihat hukum tersebut, Bareskrim memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami perkara itu. Menurut Listyo, kepolisian juga akan menelusuri aliran dana dari rekening Maria untuk menemukan fakta lainnya.

\"Rencana kami kedepan akan melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi yang bisa memperkuat tentang peran dan keterlibatan dari saudari MPL. Kami juga akan melakukan tracing asset terhadap aliran dana yang masuk kepada saudari MPL yang tentunya nanti akan kami laksanakan kegiatan-kegiatan penyitaan,\" jelasnya.

AYO BACA : Tunggu Hasil Swab Test, Maria Pauline Diberikan Waktu Istirahat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar