Yamaha

Anies Sebut Reklamasi Ancol Bagian dari Penanggulangan Banjir

  Sabtu, 11 Juli 2020   Khoirur Rozi
Reklamasi Ancol (dok Suara.com)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Rencana mereklamasi kawasan Ancol oleh Pemprov DKI menjadi perbincangan belakangan ini. Proyek itu dinilai tak sesuai dengan janji kampanye Anies Baswedan dalan pemilihan Gubernur DKI.

Namun, Anies membantah hal tersebut dengan alasan bahwa reklamasi Ancol merupakan bagian dari penanggulangan banjir Jakarta.

Dia menerangkan, salah satu penyebab banjir adalah pendangkalan sungai dan waduk. Oleh karena itu, selama 11 tahun terakhir waduk dan sungai itu dikeruk dan lumpurnya ditumpuk di kawasan Ancol. Lumpur itulah yang menurut Anies menjadi lahan baru di sana.

"Pengerukan itu menghasilkan Lumpur 3,4 juta meter kubik. lumpur ini kemudian dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan Ancol. Jadi ini adalah sebuah kegiatan untuk melindungi Warga Jakarta dari bencana banjir," kata Anies, Sabtu (11/7/2020).

Untuk bisa memanfatakan lahan tersebut, Anies telah mengajukan izin kepada Badan Pertanahan Nasional. Dia pun menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020. Kepgub itu berisi tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas 35 hektare (ha) dan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seluas 120 hektare.

"Pemprov DKI harus mengurus hak pengelolaan lahan kemana? ke Badan Pertanahan Nasional dan itu semua membutuhkan persyaratan legal administratif, agar lahan ini punya alas hukum dan bisa dimanfaatkan," terangnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar