Yamaha

Terlalu Banyak Warga yang Menuju Sudirman Thamrin, Jalur Sepeda Ditiadakan Sementara

  Senin, 13 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Warga bersepeda saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Layang Non Tol Antarasari, Jakarta, Minggu (28/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Jalur sepeda yang berada di kasawab Sudirman-Thamrin sementara akan ditiadakan mulai Minggu (19/7/2020). Itu lantaran terlalu banyak pesepeda dan pejalan kaki yang membanjiri wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Syafrin Liputo mengakui, masih banyak orang yang mendatangi Jalan Sudirman-Thamrin untuk berolahraga di hari Minggu. Padahal, sudah disediakan jalur khusus pesepeda di 32 ruas jalan tersebar di lima wilayah Kota.

AYO BACA : Tren Sepeda Meningkat, Ini Kata Pakar

"Hasil pantauan kami di (kawasan) Sudirman-Thamrin walaupun masih padat pengguna jalan dalam hal ini pesepeda dan pejalan kaki tapi tidak terjadi kerumunan," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/7/2020).

Syafrin menyatakan, sebelumnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) telah ditiadakan karena khawatir akan keramaian di kawasan itu. Namun karena masih juga ditemukan adanya keramaian, dia akan meniadakan jalur sepeda khusus hari Minggu.

AYO BACA : Sepedaan (Lipat), Lanjut LRT Jakarta, Kulineran Deh di Kelapa Gading

"Tidak ada kegiatan sepeda dan pejalan kaki di Sudirman-Thamrin. Jalur sepeda besok ditiadakan hari minggu-nya," kata Syafrin.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak lagi mendatangi kawasan tersebut. Bagi yang ingin berolahraga, kata Syafrin, bisa menggunakan 32 jalur bebas kendaraan yang sudah disediakan.

"Kita tetap evaluasi. Ke depan warga akan beralih ke 30 kawasan sehingga tidak terjadi penumpukan," katanya.

AYO BACA : Janggal, Barang Berharga Editor Metro TV Masih Utuh

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar