Yamaha

Fahim Saleh, Founder Gokada Tewas Dimutilasi

  Rabu, 15 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Fahim Saleh saat berada di The Ritz-Carlton Jakarta tahun lalu/ instagram: @fahims

NEW YORK, AYOJAKARTA.COM - Founder perusahaan ojek online Gokada, Fahim Saleh ditemukan dalam kondisi telah dimutilasi di New York. Hal yang mengenaskan, kepalanya ikut dipenggal.

Dari BBC yang melansir laporan berbagai media Amerika Serikat, membeberkan bahwa jasad Fahim Saleh ditemukan pada Senin siang (13/7/2020) di apartemennya.

Saat ditemukan, jasad Fahim Saleh sudah terpotong-potong. Ada sebuah gergaji listrik tergeletak di dekat jasadnya. Sumber dari kepolisian New York mengatakan bahwa diduga kuat Fahim Saleh tewas di tangan pembunuh profesional.

Polisi AS sendiri belum mengumumkan secara resmi kematian Fahim Saleh. Meski demikian Gokada, salah satu startup yang didirikan Saleh, telah mengucapkan belasungkawa via media sosial.

"Dengan sangat sedih kami mengumumkan kematian yang tragis dan tiba-tiba dari pendiri serta CEO kami, Fahim Saleh," tulis Gokada pada Rabu (15/7/2020).

"Fahim merupakan pemimpin yang baik, menginspirasi, menjadi penerang yang positif bagi semua anggota Gokada, dan kita benar-benar berduka dengan kabar tersebut,"ujar Gokada dalam laman instagramnya @gokadang.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, Fahim Saleh terlihat memasuki gedung apartemen tempatnya tinggal bersama seorang lelaki yang mengenakan masker pada Senin.

Fahim Saleh, dikenal dengan sejumlah startup populer yang didirikannya di Nigeria, Bangladesh, dan Nepal. Lelaki 33 tahun itu adalah anak imigran asal Bangladesh yang sudah mulai merintis startup sejak masih di bangku sekolah menengah.

Ia mendirikan Pathao pada 2015, perusahaan transportasi online terkemuka di Bangladesh dan Nepal. Baru-baru ini ia ikut mengembangkan Gokada, aplikasi mirip Gojek di Nigeria.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar