Yamaha

Cara Memandikan Kucing yang Benar dan Membuatnya Tenang

  Kamis, 16 Juli 2020   Budi Cahyono
Ilustrasi kucing (dok)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pada dasarnya kucing memiliki kemampuan untuk membersihkan tubuhnya sendiri atau self-grooming. Mungkin Anda suka melihat kucing menjilat-jilat tubuhnya sendiri, seperti itulah mekanisme ia mandi sendiri. Kucing peka terhadap kotoran dan mudah merasa risih ketika ada benda-benda asing yang menempel di tubuhnya.

Hanya saja ada beberapa alasan di mana Anda bisa memandikan kucing, misalnya ketika kucing gemar berguling-guling di tanah sehingga bulunya cepat kotor, jika tidak cepat dibersihkan akan mengundang jamur atau parasit lain hinggap di kulitnya. Selain itu kucing juga bisa tidak sengaja terkena bahan-bahan berbahaya seperti minyak atau oli, sehingga harus cepat dibersihkan.

Jika malas atau tidak sempat untuk membawa kucing ke pet shop untuk grooming, juga bisa memandikan kucing di rumah. Mungkin juga pernah mencoba memandikan kucing, namun ternyata kucing tidak mau menyentuh air atau bahkan berontak dan mencakar-cakar.

Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut agar bisa memandikan kucing dengan benar dan membuatnya tenang.

Pastikan terlebih dahulu memiliki sampo khusus kucing. Anda bisa menemukannya di pet shop. Jika di daerah tidak ada pet shop, bisa membelinya melalui e-commerce. Namun jika membutuhkannya secara mendadak dan tidak sempat membeli, juga bisa menggunakan sampo manusia khusus bayi, karena kandungannya gentle.

Jika terpaksa pun, harus menggunakan sampo manusia sedikit saja. Namun, sampo manusia dewasa tidak dianjurkan untuk kucing, karena bahan kimianya berbeda dengan sampo khusus kucing dan bisa berbahaya bagi kulit dan bulu kucing.

Memandikan kucing sebaiknya pada waktu matahari sudah tinggi, ketika suhu udara tidak terlalu dingin. Bisa di rentang pukul 11.00—16.00.

Karena kucing sensitif terhadap dingin, pastikan pula suhu air yang digunakan untuk memandikan kucing. Hal inilah yang memengaruhi ketenangan kucing ketika dimandikan. Anda sangat dianjurkan menggunakan air hangat.

Kalau bisa kucing tidak dimasukkan ke ember, baskom, atau bak mandi. Jadi harus pelan-pelan mengguyur kucing, bisa menggunakan selang, shower, atau gayung. Anda pastikan air sedikit demi sedikit mengenai badan kucing, tidak boleh sekaligus banyak agar kucing tidak kaget.

Terakhir bisa mengeringkan bulu kucing menggunakan handuk atau lap yang lembut, atau bisa juga menggunakan hair dryer yang hangat dan tidak boleh digunakan dalam jarak dekat karena kucing bisa kepanasan. Pastikan pula kucing kering karena jika lembab kucing anda bisa terkena jamur.

Sebelum memandikan kucing, harus memperhatikan umur kucing. Menurut beberapa ahli, kucing yang belum berumur dua bulan tidak dianjurkan untuk dimandikan, mungkin bisa dilap saja menggunakan tisu jika kotor.

Ada pula yang merekomendasikan minimal kucing harus berumur tiga bulan. Anda bisa konsultasi ke dokter hewan untuk memastikan kekebalan tubuh kucing sudah kuat untuk bisa dimandikan. (Fariza Rizky Ananda)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar