Yamaha

Kasus Corona Melonjak, Pemkab Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB Proporsional

  Jumat, 17 Juli 2020   Firda Puri Agustine
ilustrasi wabah virus corona/ shutterstock

KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM  – Lonjakan kasus keterjangkitan Covid-19 di Kabupaten Bekasi dari klaster industri membuat Pemkab mengajukan perpanjangan Pembatasann Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional. Rencananya, perpanjangan tersebut diajukan hingga 30 Juli.

“Iya kami mengajukan perpanjangan PSBB ke Gubernur Jabar sampai 30 Juli,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah ketika dihubungi Ayobekasi.net bagian dari Ayo Media Network, Jumat (17/7/2020).

Seperti diketahui, lonjakan kasus Covid-19 pada klaster industri salah satunya berasal dari pabrik Unilever di kawasan Jababeka, Cikarang. Total 39 karyawan beserta keluarganya terinfeksi, empat di antaranya sembuh.

AYO BACA : Empat Orang Positif Covid-19 Klaster Unilever Dinyatakan Sembuh

Selain itu, klaster perumahan karyawan di Cikarang juga menyumbang angka positif yang cukup lumayan dimana sebagian besar menjalani perawatan di rumah sakit. 

 

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar