Yamaha

Ada Dugaan Editor Metro TV Dibunuh di Lokasi Lain

  Sabtu, 18 Juli 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi penusukan/ shutterstock

PULO, AYOJAKARTA.COM - Dalam perkembangan kasus pembunuhan editor Metro TV, Yodi Prabowo, ada dugaan korban ditikam di lokasi lain. Pihak kepolisian meminta masyaraat ikut membantu jika mengetahui ada kaitan informasi yang bisa merujuk pada pelaku pembunuhan Yodi.

"Kami pun menduga begitu, tapi kami sedang mencari. Kami tak bisa memastikan apakah dibunuh di lokasi atau dibunuh di tempat lain," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2020).

Polisi sudah mengambil langakah dengan memeriksa 29 saksi, menyelidiki rekaman CCTV di sepanjang jalan lokasi penemuan jenazah di pinggir Tol JORR Ulujami Pesangrahan, serta menyelidiki isi HP korban.

"Masalah CCTV sedang proses uji laboratorium. Ada yang gambarnya buram, ada gambar yang bagus. Mudah-mudahan kami dapat petunjuk dari CCTC tersebut," ujarnya.

AYO BACA : Polisi Nilai Pacar Editor Metro TV Kurang Transparan

Minimnya informasi yang mengarah pada pelaku pembunuhan membuat polisi mengimbau agar masyarakat ikut terlibat. Terutama, kata dia, masyarakat yang berada di lokasi yang mengetahui kejadian, termasuk awak media yang memiliki banyak informasi.

"Saya juga mohon doanya dan bantuan juga. Mungkin teman-teman (media) banyak informasi, silakan Informasikan kepada kami," kata Irwan.

Dalam memeriksa isi HP korban, polisi mengaku masih dalam tahap penyelidikan mendalam dengan melibatkan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dengan Polda Metro Jaya.

"Mudah-mudahan ada titik terang, ada petunjuk di situ, ada jejak. Mungkin ada komunikasi terakhir dengan siapa. Mudah-mudahan ada hasilnya. Itu yang kamitunggu-tunggu hasilnya," kata Irwan.

Editor Metro TV Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORRR di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, pada Jumat (10/7/2020) setelah dinyatakan hilang oleh keluarga pada Selasa (7/7/2020).

AYO BACA : Pembunuh Masih Misterius, Polisi Periksa CCTV Kantor Editor Metro TV

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar