Yamaha

Mulai Kamis, Tak Bermasker di Kota Depok Kena Denda Rp50 Ribu

  Senin, 20 Juli 2020   Budi Cahyono
Sejumlah warga saat berbelanja tanpa memakai masker di Pasar Kemiri, Depok, Jawa Barat, Selasa (14/7). Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan sanksi denda kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker di tempat umum dan akan diberlakukan mulai Senin (27/7) mendatang. (Republika/Putra M. Akbar)

AYO BACA : Pemkot Depok Perpanjang Masa PSBB Proporsional

AYO BACA : Walikota Klaim Tingkat kesembuhan Corona Depok Tertinggi Level Nasional

DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota Depok melalui Satpol PP akan menindak para pelanggar yang tidak mengenakan masker. Tindakan pelanggar (tilang) dan sanksi denda Rp50 ribu bagi warga yang tidak mematuhi dengan memakai masker.

Kebijakan itu dibuat berdasarkan Peraturan Wali Kota Depok No. 45 tahun 2020 dan Hasil Rapat Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Depok tentang Gerakan Depok Bermasker.

"Kami akan mulai melakukan sosialisasi Gerakan Depok Bermasker pada Senin (20/7/2020). Setelah itu pada Kamis (23/7/2020) baru kami akan lakukan penilangan dan saksi denda Rp 50 ribu bagi warga yang kedapatan tidak bermasker di tempat umum," ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda  Ratnanurdianny di Balai Kota Depok, Senin (20/7/2020).

Dia menambahkan, proses tilang berdenda ini akan diberikan kwitansi. Tapi, untuk warga tak bermasker yang sedang makan, berpidato dan berolahraga tidak dirazia.

"Dana denda akan masuk ke kas daerah sesuai peraturan. Jadi, supaya tidak terkena denda dan bisa melindungi diri serta keluarga, mari kita selalu menjaga jarak sosial, sering mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer dan jangan lupa menggunakan masker saat beraktivitas keluar rumah," harap Lienda.

Menurut juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Kota Depok, Dadang Wihana, pihaknya mulai Senin 20 Juli hingga Rabu 22 Juli 2020 akan menggelar Gerakan Depok Bermasker yang akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga Selesai.

"Hal ini dilakukan untuk menggalakkan kembali Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan penggunaan masker di Kota Depok sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di masa adaptasi kebiasaan baru," tuturnya.

Dadang mengungkapkan, Gerakan Depok Bermasker ini akan dilakukan secara serentak di ima titik yakni di Simpang Pasar Musi, Simpang KSU Sukmajaya, Simpang Juanda, Simpang Ramanda dan Simpangan Tugu Jam Siliwangi Pancoran Mas.

"Gerakan Depok Bermasker ini akan diisi dengan aksi simpatik, sosialisasi terkait penggunaan masker dan edukasi PHBS. Setalah itu, pada Kamis (23/7/2020) baru kami akan lakukan razia bagi warga yang tak bermasker dengan denda Rp50 ribu," tegasnya.

AYO BACA : 12 Kelurahan di Depok Nihil Kasus Positif Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar