Yamaha

Ganti e-KTP Rusak Cukup dengan HP, Begini Cara dan Proses Pengurusan

  Jumat, 24 Juli 2020   Firda Puri Agustine
Ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COMKTP elektronik rusak atau e-KTP kerap menjadi persoalan warga. Cuma, kadang, malas untuk menggurus penggantian karena takut urusannya berbelit-belit dan lama. Akhirnya, seringkali orang memanfaatkan jasa calo untuk mengurus kartu identitas diri tersebut. Apalagi di zaman Pembatasan Sosial Berskala Besar di berbagai wilayah akibat pandemi Covid-19.

Namun, kalian yang tinggal di Kota Bekasi sekarang sudah mendapatkan kemudahan untuk mengurus itu semua dengan bantuan teknologi. Menurut Camat Bekasi Timur, Widy Tiawarman, penggantian e-KTP rusak atau hilang dapat dilakukan secara digital. Bahkan, hanya melalui ponsel. Warga tinggal datang ke kantor kecamatan setempat apabila e-KTP yang baru sudah jadi.

“Jadi caranya silahkan hubungi Satgas Pamor di RW tempat tinggal untuk diajukan penggantian e-KTP apabila ada kerusakan atau kehilangan melalui aplikasi e-open Disdukcapil,” kata Widy saat dihubungi Ayobekasi.net, bagian dari Ayo Media Network, Kamis (23/7/2020).

Sistem digital yang berlaku saat ini diklaim lebih memudahkan masyarakat serta membuat proses penggantian e-KTP menjadi lebih cepat dan efisien.

“Di kecamatan, untuk pelayanan perekaman e-KTP bagi warga yang baru berusia 17 tahun. Pelayanan kependudukan yang lain dapat dilakukan oleh Satgas Pamor melalui e-open Disdukcapil,” ujarnya.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Kesatuan Tugas Pantau dan Monitoring (Satgas Pamor) RW 14 Bekasi Jaya Herdiansyah mengatakan bahwa penggantian e-KTP warga yang rusak atau hilang bisa dilakukan dengan sangat cepat, tanpa pungutan liar maupun proses berbelit.

“Iya cukup WA atau menghubungi Satgas Pamor di RW masing-masing, foto e-KTP lama dan KK-nya, nanti tinggal diganti,” kata Herdiansyah.

Adapun proses penggantian juga tidak memerlukan waktu hingga berhari-hari, apalagi hitungan bulan. Warga bukan lagi mendapat surat keterangan, namun fisik e-KTP yang baru.

“Kalau mau ganti e-KTP langsung jadi e-KTP (baru)-nya. Bukan suket (surat keterangan) lagi. Ini kalau blanko e-KTP tersedia dari Disdukcapil,” ujarnya.

Seorang warga, Danti mengaku pernah mencoba layanan ganti e-KTP ini dan merasa cukup puas. Proses penggantian kartu pun sesuai dengan pernyataan di atas.

“Waktu itu saya sehari langsung jadi. Enggak bayar sama sekali,” kata dia.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

Lain cerita yang dialami Kusno. Dia bahkan sampai menunggu tiga bulan untuk mendapat ganti e-KTP baru. Hal tersebut lantaran blanko e-KTP yang belum tersedia.

“Itu dulu pas ada kasus korupsi kali ya, jadi blanko kosong terus. Tapi, dikasih suket sih. Nah, kalau sekarang bisa cepet ya alhamdulillah bagus kalo gitu,” ujarnya.

Lalu bagi yang tinggal di wilayah DKI Jakarta, gimana kalau mau mengurus e-KTP yang rusak? Pemerintah DKI pun melayani pergantian e-KTP secara online dengan melalui aplikasi yang diberi nama Alpukat Betawi.

Alpukat, akronim dari Akses Langsung Pelayanan DokUmen Kependudukan CepAt dan AkuraT, Betawi merupakan kanal pelayanan yang memberikan akses langsung kepada penduduk khususnya warga DKI Jakarta untuk mengajukan pelayanan administrasi kependudukannya.

Melalui aplikasi itu warga dapat mengajukan permohonan layanan, penjadwalan pelayanan, dan memonitor pelayanan yang diajukannya. Namun, Alpukat Betawi khusus melayani penggantian e-KTP yang rusak atau hilang. Selain itu, warga yang ingin mengganti e-KTP karena rusak bisa menghubungi layanan WhatsApp petugas di tingkat kelurahan.

Memang, sejak pemberlakuan PSBB selama pandemic Covid 19, layanan tatap muka dalam pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) ditiadakan sementara,

PROSES DI ALPUKAT BETAWI

  • Untuk mengganti e-KTP yang hilang harus dilengkapi surat keterangan hilang dari kepolisian selain tentunya foto kopi kartu keluarga. Untuk e-KTP yang rusak, kalian dibutuhkan e-KTP asli yang rusak tersebut.
  • Setelah dokumen tersedia, silakan kalian mengakses situs Alpukat Betawi dengan alamat https://alpukat-dukcapil.jakarta.go.id/.
  • Log in di Alpukat Betawi. Bagi yang belum miliki pernah, silakan mendaftar dulu dengan memilik opsi ‘registrasi di sini’.
  • Setelah log-in, kalian bisa memilih menu ‘Pencetakan KTP-El’ dan pilih menu ‘Tambah Permohonan’.
  • Selanjutnya klik tombol ‘Cetak’ pada kolom yang sesuai dengan nomor NIK dan nama lengkap Anda.
  • Di kolom ‘Keterangan Permohonan’, kalian tinggal pilih kategori permohonan yang sesuai dengan keperluan.
  • Kemudian tandai dokumen persyaratan yang dibutuhkan dan masukkan nomor ponsel kalian.
  • Setelah itu unggah berkas-berkas yang telah kalian siapkan. Pilih menu ‘Browse’ untuk mencari dokumen elektronik yang dibutuhkan. Jika dokumennya sudah dipilih, kalian dapat menekan tombol ‘Upload’.
  • Isi kolom tanggal dan service point untuk menjadwalkan waktu dan tempat pengambilan dokumen, lanjutkan dengan memilih tombol ‘Kirim Permohonan Jadwal’. Lalu pada kolom konfirmasi, pilih opsi ‘Ya’ bila Anda sudah yakin dengan semua informasi yang telah kalian isi.
  • Terakhir, kalian dapat mengunduh keterangan cetak e-KTP dengan menekan tombol dengan logo printer.
  • Setelah tahapan di atas tersebut, petugas kelurahan segera melakukan proses pembuatan e-KTP. Jika sudah rampung, maka pemohon akan mendapatkan SMS berisi informasi bahwa dokumen sudah siap diambil.

Jadi, silakan mencoba ya. Semoga berhasil.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar