Yamaha

Santunan Keluarga Korban PSSU Tabrak Lari Akan Turun hingga Rp200 Juta

  Jumat, 24 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengikuti sholat jenazah Taka, petugas PPSU yang menjadi korban tabrak lari, Jumat (24/7/2020). Foto: @aniesbaswedan

KELAPA GADING, AYOJAKARTA.COM - Anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang meninggal dunia karena tabrak lari, Taka, rencananya akan mendapatkan santunan untuk keluarga yang ditinggalkan. Hla itu dikemukakan Lurah Kelapa Gading, Abdul Buang.

"Ini saya lagi bersama orang BPJS, lagi ngurus administrasi. Dalam dua hingga tiga hari diusahakan akan cair," kata Abdul kepada Republika - jaringan AyoJakarta.com, Jumat (24/7/2020).

Abdul mengatakan, bantuan itu diharapkan bisa membantu ekonomi keluarga yang selama ini bertumpu pada almarhum. 

"Kira-kira nominalnya sekitar Rp 200 juta lebih," ujar dia.

AYO BACA : Anies Marah Besar Terhadap Penabrak Lari PPSU: Hai Kau Pengecut!!

Abdul mengatakan, Kelurahan sebagai pihak yang secara langsung membawahi PPSU menyayangkan kejadian tabrak lari yang menimpa Taka hingga nyawanya terenggut. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi murni karena pelaku penabrakan dinilai tidak berhati-hati mengemudi kendaraannya.

Pasalnya kejadiannya terjadi pada saat terang, dan Taka sendiri juga sudah mengenakan seragam sesuai dengan arahan. Dia meminta pelaku untuk segera bertanggung jawab.

Dia menambahkan, pihaknya selalu memberi arahan kepada anggota PPSU untuk dapat menjaga keselamatan diri selama bekerja, serta menyediakan alat pelindung diri (APD) untuk pasukan oranye tersebut.

Atas kejadian itu, ke depannya, pihaknya akan memperketat aturan dalam memberi keamanan yang lebih mengedepankan kehati-hatian.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar