Yamaha

Unik, Ini 5 Tradisi Iduladha di Beberapa Negara Dunia

  Selasa, 28 Juli 2020   Budi Cahyono
[ilustrasi] Umat muslim di dunia merayakan Iduladha dengan cara-cara yang unik. (Suara.com)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Salah satu hari raya yang dinantikan umat muslim di dunia sudah di depan mata. Hari raya Iduladha 1441 H tahun ini jatuh pada 31 Juli 2020.

Umat muslim sudah mulai bersiap merayakannya, mulai dari membeli hewan kurban, menghubungi sanak saudara, dan bahkan ada yang sudah menyiapkan bahan masakan untuk daging sembelih nanti.

Tidak hanya di Indonesia yang memang merupakan negara mayoritas muslim terbanyak di dunia, beberapa negara juga memiliki tradisi masing-masing dalam merayakan Iduladha. Terlepas dari jumlah penduduk muslimnya mayoritas atau minoritas.

Berikut ada 5 negara di dunia dengan tradisi Iduladha yang unik.

Tiongkok

Negara dengan populasi terbanyak di dunia ini, walaupun mayoritasnya bukan muslim, ternyata jumlah umat muslim di sana mencapai 21 juta jiwa lho! Bukan sebuah perayaan kecil mengingat umat muslim di sana pun memiliki tradisinya tersendiri untuk merayakan Iduladha.

AYO BACA : HARI RAYA IDULADHA: Fatwa Muhammadiyah Tetap, Lebih Baik Salat Id di Rumah

Di beberapa daerah bagian, persiapan Iduladha di sana biasanya dimulai seminggu sebelumnya. Mereka menyiapkan kue-kue, membagikan bingkisan, dan juga berkumpul bersama sanak saudara yang tinggal berjauhan. Selain itu, perayaan Iduladha di sana bisa sampai 4 hari penuh!

Pada hari H Iduladha, muslim lokal di Tiongkok berbondong-bondong mendatangi masjid terdekat, yang biasanya memiliki arsitektur khas yang kental dengan budaya atau etnis Tionghoa.

Pakistan

Negara dengan populasi muslim sebanyak 178 juta jiwa tersebut juga memiliki tradisi perayaan Iduladha yang meriah. Sama dengan Tiongkok, Iduladha di Pakistan juga diselenggarakan selama 4 hari penuh yang juga dijadikan hari libur nasional.

Sebelum pergi ke masjid, perempuan Pakistan biasa mengenakan henna dan jilbab dengan warna cerah, sedangkan laki-laki mengenakan pakaian tradisional salwar kameez dan menggunakan parfum alami bernama attar.

Selain meramaikan Iduladha dengan budaya tradisional, Pakistan juga memiliki tradisi memandikan hewan kurban yang akan disembelih dan setelahnya hewan-hewan tersebut diberi hiasan dari bunga.

AYO BACA : Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah

Jepang

Walaupun muslim di negara ini adalah minoritas, namun tidak mengurangi khidmat dan kemeriahan perayaan Iduladha.

Masjid terbesar di Jepang, Tokyo Camii, biasanya dipenuhi oleh jemaah untuk salat Iduladha. Setelah salat Id, biasanya terdapat bazar atau festival yang diselenggarakan di tempat umum. Kebanyakan muslim di Jepang adalah pendatang dari negara lain, oleh karenanya banyak sekali budaya dan tradisi bercampur menjadi satu.

Kosovo

Negara yang terletak di Semenanjung Balkan ini merupakan salah satu negara di Eropa dengan mayoritas populasinya adalah muslim, lebih dari 95% dari total populasinya. Negara ini juga memiliki tradisi dalam menyambut Iduladha, dikenal dengan sebutan Kurban Bajramit.

Muslim di Kosovo bersama-sama meramaikan masjid yang ada di Kosovo, salah satunya terletak di ibukota Pristina, yaitu Sultan Mehmet Fatih Mosque.  Mereka mengenakan baju terbaik yang dimiliki, dan anak-anak di sana biasanya mengenakan baju tradisional khas Kosovo dan peci dengan warna cerah.

Mesir

Salah satu negara mayoritas muslim di benua Afrika ini memiliki beberapa tradisi menyambut Iduladha. Biasanya mereka menyelenggarakan festival di jalan-jalan. Menariknya, masyarakat muslim di Mesir juga memiliki kebiasaan untuk menyembelih hewan kurban di jalanan.

Selain itu, di Masjid Al-Seddik di Kairo, jemaah Iduladha salat di bawah sebuah karung balon besar yang akan dilepaskan setelah salat selesai. Balon-balon mewarnai pemandangan masjid yang dipenuhi oleh jemaah Iduladha. (Fariza Rizky Ananda)

AYO BACA : Simak Protokol Kesehatan Salat Iduladha di Bekasi

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar