Yamaha

Tak Pakai Masker, Oknum Pengemudi Ojol Bernama Zaki Marahi Satpol PP Wanita di Jaktim

  Selasa, 28 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Tangkap layar video viral sopir ojol maki-maki petugas Satpol PP wanita. (istimewa).

MAKASAR, AYOJAKARTA.COM - Seorang oknum pengemudi ojek onlie (ojol) bernama M Zaki dengan penuh emosi memarahi anggota Satuan Pamong Praja (Satpol PP) perempuan yang menegurnya karena tak bermasker. Tak cuma mengandalkan otot dan kengeyelannya, Zaki justru berdalih tak tahu kalau ada aturan wajib bermasker dan mengatakan bukan warga sekitar. Padahal, wajib masker di ruang publik Jakarta sudah 4 bulan berjalan dan dikenakan sanksi jika melanggar.

Kejaidan pengemudi ojol memaki Satpol PP perempuan itu terjadi di Pasar Embrio, Makasar, Jakarta Timur, pada Senin (27/7/2020) kemarin. Zaki bahkan menyuruh Satpol PP perempuan tersebut menggunakan logika lantaran Zaki bukan warga asli setempat. Peristiwa itu pun terekam dan kini menjadi viral.

Dalam video berdurasi 2 menit 49 detik, terlihat Zaki bersitegang dengan petugas Satpol PP perempuan dan berdalih tidak menggunakan masker lantaran tidak mengetahui aturan yang berlaku.

AYO BACA : Pesepeda di CFD Ditegur Tak Pakai Masker Malah Acungi Jempol

"Saya juga baru di sini. Ini saya bukan orang sini loh. Saya kalau orang sini wajar, pakai di logika," teriak Zaki kepada petugas Satpol PP.

"Tapi peraturan gubernur dan Corona Covid itu sudah berapa bulan bapak. Apabila tidak menggunakan masker denda 250 ribu atau kerja sosial," jelas petugas Satpol PP.

"Kalau saya enggak mau gimana?," jawab Zaki dengan nada tinggi.

AYO BACA : Denda Aturan PSBB DKI Jakarta Terkumpul Rp1,4 Miliar, Begini Penjelasan Anies

Wakapolres Metro Jakarta Timur, AKBP Stefanus Tamuntuan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Dia melanggar aturan PSBB yang kedapatan tidak menggunakan masker tidak terima untuk diberikan sanksi," kata Stefanus kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Meski begitu, Stefanus memastikan bahwa petugas Satpol PP Jakarta Timur tetap memberikan sanksi kepada pengemudi ojol tersebut. Sanksi yang diberikan yakni berupa sanksi sosial membersihkan jalan selama satu jam.

"Yang bersangkutan tetap dikenakan sanksi sesuai pasal 8 Pergub 51 tahun 2020 tetang kedapatan tidak memakai masker di tempat umum. Yang bersangkutan diberikan sanksi sosial selama satu jam membersihkan jalanan," ungkap Stefanus.

AYO BACA : Anies Baswedan: Sejak 30 April, Sanksi Denda PSBB Hampir Rp1,5 Miliar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar