Yamaha

Manajemen Bantah Ada Kasus Positif Covid-19 di Kantor Pusat PT Antam

  Selasa, 28 Juli 2020   Eries Adlin
Ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Manajemen PT Aneka Tambang (Antam) Tbk membantah pemberitaan yang menyebutkan di kantor BUMN itu terjadi kasus Covid-19.

AYO BACA : KISAH ANAK PANCONG: Rahasia Indomie Ibu Sami

Dalam siaran persnya kepada Ayojakarta, manajemen Antam menyatakan bahwa per 26 Juli 2020 tidak ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada pekerja dan tenaga alih daya di kantor pusat BUMN itu di Jakarta.

“Antam senantiasa berkomitmen memastikan kegiatan operasional seluruh unit bisnis tetap berjalan untuk mempertahankan kegiatan operasional sebagai upaya mengurangi dampak ekonomi di sekitar wilayah perusahaan,” tulis siaran pers tersebut.

AYO BACA : Daftar Perkantoran Klaster Covid-19: Perusahaan Diminta Kooperatif

Manajemen Antam menyebut perusahaan menjalankan protokol kesehatan secara ketat di area kerja tambang dan pabrik. Mulai dari penyediaan wastafel di luar gedung, hand sanitizer, kewajiban penggunaan masker, penerapan physical distancing, pemberian vitamin dan makanan suplemen tambahan kepada seluruh pegawai hingga cek suhu sebelum bekerja. Bahkan korporasi melaksanakan rapid test dan swab test untuk memastikan seluruh pekerja yang melakukan aktivitas pekerjaan bebas Covid-19.

Sejak pandemi Covid-19 meluas di Indonesia, menurut siaran pers tersebut, Antam berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19. Selain melakukan rapid dan swab test kepada seluruh pegawai di wilayah operasi, melalui program CSR, manajemen Antam melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

BUMN itu juga bersinergi dengan pemangku kepentingan dalam melakukan penanganan pandemi seperti sosialisasi kepada masyarakat, pemberian bantuan portable handwash, alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis dan bantuan bahan makanan pokok. Kegiatan lainnya berupa penyediaan Rumah Sakit Ready Covid-19 di Jakarta, serta pemberian PCR dan reagent di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Raja Ampat.

Sebelumnya, ramai diberitakan ada 68 kantor di DKI Jakarta yang memiliki kasus positif Covid-19 dengan jumlah yang terpapar sebanyak 440 orang.

 

AYO BACA : Daftar Perkantoran di Jakarta Yang Jadi Klaster Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar