Yamaha

Tips Olahan Daging Panggang agar Tetap Sehat

  Rabu, 29 Juli 2020   Budi Cahyono
Cara memanggang daging dengan benar agar tidak berisiko bagi kesehatan. (Pixabay.com/andreydmv)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Hari Raya Iduladha sudah semakin dekat. Kamu pasti sudah tidak sabar untuk memasak berbagai olahan daging bersama sanak saudara. Olahan daging yang paling umum salah satunya adalah satai.

Satai diproses dengan cara dibakar langsung di atas permukaan api. Rasanya yang gurih dengan rasa smoky yang kuat memang sangat menggugah selera.

Namun, kamu perlu tahu jika memanggang daging dengan cara yang salah dapat membuat daging menjadi tidak layak untuk dimakan. Makanan akan jadi berbahaya untuk kesehatan. Inilah tips memanggang daging yang tepat, dilansir dari Time.

AYO BACA : Lusiawati Dewi Ajak Berinovasi Tempe untuk Naik Kelas

Suhu harus di bawah 148° C

Memasak sebagian besar daging pada suhu di atas 148° C dapat menghasilkan bahan kimia yang berpotensi menyebabkan kanker, disebut heterocyclic amine (HCAs), menurut National Cancer Institute. Berbeda dengan sayuran dan produk ikan yang bisa bertahan dalam suhu tinggi dan tidak menghasilkan HCA.

Selain itu, ketika dimasak pada suhu tinggi, pengawet nitrit dan nitrat dapat bereaksi dengan senyawa yang ditemukan secara alami dalam daging yang dapat memicu pembentukan racun yang disebut nitrosamin.

AYO BACA : KULINER JAKARTA: Soto Mangkuto, Soto Padang Terenak Se-Asia Pasifik

Jangan masak terlalu lama

Selain bersifat karsinogenik, beberapa racun yang dihasilkan oleh daging panggang juga dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Racun tersebut mengganggu proses yang mengatur peradangan dan sensitivitas insulin, kata Gang Liu, seorang peneliti nutrisi pascadoktoral di Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Untuk membatasi paparan racun tersebut, hindari memasak daging sampai hangus atau terlalu matang dan makan makanan panggang tersebut dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Buat rendaman daging yang tepat

Mengiris daging dengan rendaman yang terbuat dari minyak, air, cuka, dan rempah-rempah kaya antioksidan seperti rosemary, oregano, dan thyme selama sekitar 30 menit sebelum dimasak setidaknya dapat sedikit mengurangi pembentukan HCA, menurut penelitian J Scott Smith, seorang profesor food chemistry dari Kansas State University.

Membungkus daging dengan aluminium foil sebelum dipanggang juga dapat mengurangi HCA. Dalam suatu studi, Smith juga menemukan bahwa mencampur satu gram lada giling dengan 100 g daging sapi giling dapat menghalangi pembentukan HCA. Jika campuran itu rasanya terlalu kuat, kamu bisa tambahkan beberapa bumbu lain dan bawang putih. (Fariza Rizky Ananda)

AYO BACA : Lagi Tenar, Ini Resep Cheesy Garlic Bread Ala Chef Devina Hermawan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar