Yamaha

Perempuan Ojol Pelawan Begal Dapat Penghargaan dari Polres Bekasi

  Jumat, 31 Juli 2020   Fitria Rahmawati
Kepala Polres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan beri penghargaan kepada ojol perempuan, Dwi Wulan Meilani. Foto: Dok

KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Seorang perempuan yang bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bekasi bernama Dwi Wulan Meilani (32 tahun) berhasil melawan dua begal menggunakan tangan kosongnya, Minggu (26/7/2020) dini hari sekira pukul 02.00 WIB. Keberaniannya itu kini membuahkan hasil dengan mendapatkan penghargaan dari Polresto Bekasi.

"Ini penghargaan atas keberanian telah melawan pelaku kejahatan," kata Kepala Polres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan di Mapolrestro Bekasi pada Kamis (30/7/2020).

Dwi yang saat itu sedang menerima orderan makanan dari pelanggan hendak menuju restauran. Peristiwa itu terjadi di Perumahan Pondok Ungu Permai Sektor V, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dan terekam CCTV, hingga videonya viral di medsia sosial (medsos).

Tak diragukan, Dwi bahkan berhasil merebut senjata tajam celurit milik para begal tersebut dan mampu mempertahankan sepeda motornya untuk tidak direnggut oleh pelaku. Peristiwa itu terjadi di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Hendra menegaskan, kasus itu masih terus diselidiki jajarannya, meski pelaku belum ditemukan. Pihaknya juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti dari para saksi.

Adapun kejadian nahas itu memang membuat Dwi trauma. Namun, hal tersebut tak lantas membuat Dwi tak ingin bekerja lagi. Dia merasa perlu terus menjadi pengemudi ojol demi menghidupi keluarganya, setelah suaminya dipecat dari perusahaan pada Januari lalu. Dia juga merasa senang aksinya mendapat apresiasi dari aparat.

AYO BACA : Ojol di Bogor Diminta Perbanyak Penggunaan Sekat

“Saya dapat piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi driver ojol wanita,” kata Dwi yang bergabung sebagai pengemudi ojol sejak 2016 ini saat dihubungi Republika - jaringan AyoJakarta.com, Jumat (31/7/2020).

Dia mengaku, mendapatkan bantuan sejumlah uang tunai yang digunakannya untuk berobat dan keperluan keluarga. 

"Juga uang pengganti pengobatan sebesar Rp 2,5 juta. Alhamdulillah cukup,” ucap Dwi yang tinggal serumah bersama suami, ayah kandung, dan adiknya di rumah. Ayahnya juga seorang ojol berusia 61 tahun.

Dalam video yang beredar di medsos, dua begal menggunakan satu sepeda motor hendak merampas tas milik seorang wanita yang tengah mengemudi di Perumahan Pondok Ungu.

Kemudian, motor yang dikendarai Dwi tersungkur. Di sana lah kejadian heroik terekam CCTV rumah seorang warga. Satu orang pelaku yang dibonceng langsung mengarahkan celurit ke tubuhnya.

Lantas, terjadi aksi saling dorong di antara keduanya. Handphone Dwi pun berhasil diraih oleh pelaku. Namun, pelaku mengincar motornya.

AYO BACA : Polisi Tangkap Jambret Penumpang Ojol di Kalideres

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar