Yamaha

Nenek Penyebar Kebencian soal Ahok di Medsos Minta Mediasi dan Dimaafkan

  Jumat, 31 Juli 2020   Fitria Rahmawati
KS (67) salah satu tersangka kasus penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku khilaf. (Suara.com/Yasir)

SENAYAN, AYOJAKARTA.COM - Seorang nenek berinisial KS (67) yang membuat akun instagram @ito.kurnia mengaku khilaf dan menyesal. Ia membuat akun tersebut khusus untuk menjelekkan keluarga Basuki Tjahja Purnama alias Ahok lantaran merasa memiliki nasib yang sama dengan mantan istri Ahok, Veronica Tan.

"Saya merasa bahwa saya adalah sesama wanita yang juga pernah mengalami hal-hal seperti yang dialami Bu Vero," kata KS di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Wanita paruh baya tersebut mengaku menyesal dan berharap permohonan maafnya itu dapat diterima. Ia juga minta maaf kepada keluarga Ahok.

"Saya betul-betul minta maaf kepada Bapak BTP, sekiranya ada jalan untuk mediasi melalui pengacaranya, saya mohon diberikan kesempatan itu," ujar KS.

Sebelumnya polisi menangkap dua tersangka penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Ahok. Kedua tersangka yakni berinisial KS dan EJ (47).

AYO BACA : Ini Pelaku yang Tebar Kebencian Soal Keluarga Ahok di Medsos!

KS selaku pemilik akun Instagram @ito.kurnia dibekuk di wilayah Bali. Sedangkan, EJ selaku pemilik akun Instagram @an7a_s679 dibekuk di wilayah Medan, Sumatera Utara.

"EJ ini adalah ketua komunitas. Komunitas itu namanya Veronica Lovers. Mereka juga punya grup di beberapa medsos termasuk di WhatsApp dan telegram," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

"Motifnya bahwa mereka semua penggemar dari Veronica dan merasa punya kesamaan histori dengan Veronica, maka timbul kebencian untuk melakukan hal-hal yang tanpa disadari melanggar hukum," imbuhnya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dipersangkakan dengan Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 45 ayat 3 Undang-undang Nomer 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Keduanya terancam hukum maksimal 4 tahun penjara.

"Yang bersangkutan tidak kita tahan, karena ancaman di bawah 5 tahun. Tapi kita kenakan wajib lapor," pungkas Yusri.

AYO BACA : Unggahannya Merugikan, Pemilik Akun Instagram Ini Dipolisikan Ahok

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar