Yamaha

Shift Kerja Tak Maksimal, Jadi Salah Satu Alasan Gage Diberlakukan Kembali

  Jumat, 31 Juli 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi PSBB di DKI Jakarta/ Suara.com

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Pemberlakuan arus lalu lintas ganjil genap di DKI Jakarta mulai diberlakukan di tengah Pemoroc memperpanjang masa PSBB transisi fase I hingga 13 Agustus. Itu dilaksanakan lantaran pelaksanaan sistem shifting dalam perkantoran tidak efektif berjalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, sejak perkantoran dibuka 6 Juni lalu, volume lalu lintas kendaraan mengalami peningkatan yang sangat signifikan.,Akibatnya jalanan pun kembali mengalami kemacaten.

AYO BACA : Catat! Gage Bakal Diterapkan Lagi Pekan Depan

"Artinya, pengaturan waktu (shift masuk kerja), termasuk WFH (Work From Home/bekerja dari rumah) 50% karyawan selama PSBB transisi ini tidak berjalan efektif," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (31/7/2020).

Terlebih lagi aturan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) kendaraan telah dihapuskan.

AYO BACA : Arus Lalin Terus Melonjak, Pemprov DKI Jakarta Berlakukan Kembali Ganjil-Genap

Ia merasa DKI tak lagi memiliki aturan untuk bisa menekan volume lalu lintas yang padat.

"Pemprov DKI enggak memiliki lagi instrumen pembatasan pergerakan orang," jelasnya.

Karena itu, dengan penerapan aturan yang telah lama dibekukan ini, kemacetan akan mulai berkurang. Selain itu titik keramaian yang menjadi penyebab kemacetan akan semakin terurai karena jumlah kendaraan berkurang.

"Harapannya dengan pola ini, volume lalu lintas turun dan paling utama adalah enggak ada penumpukan di pusat-pusat kegiatan atau keramaian karena adanya pergerakan orang yang enggak penting," pungkasnya.

Aturan ganjil-genap ini diterapkan sama seperti sebelumnya di 25 ruas jalan mulai Senin (03/7/2020). Dimulai pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB dan sore pada 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

AYO BACA : Cek! Ini Ruas Ganjil-Genap yang Berlaku Lagi di Jakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar