Yamaha

Djoko Tjandra Resmi Jadi Tahanan

  Sabtu, 01 Agustus 2020   Fitria Rahmawati
Djoko Tjandra (baju oranye) resmi ditahan di Rutan Salemba cabang Mabes Polri/ Suara.com

SELONG, AYOJAKARTA.COM - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reinhard Silitonga mengatakan, Djoko Tjandra resmi menjadi narapidana sekaligus warga binaan Pemasyarakatan.

Djoko ditahan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri untuk mempermudah penyelidikan. 

"Mulai malam ini yang bersangkutan, saudara Djoko Tjandra, menjadi narapidana dan menjadi warga binaan Pemasyarakatan. Yang bersangkutan kami tetapkan Salemba di Mabes Polri di cabang ini, dalam rangka memberikan pemeriksa selanjutnya dan protokol kesehatan," kata Reinhard Silitonga, Bareskrim Mabes Polri, Jumat (31/7/2020) malam.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit menuturkan, penahanan Djoko di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri lantaran pihaknya masih membutuhkan keterangan sang narapidana. Khususnya, aktivitas Djoko selama buron bertahun-tahun.

AYO BACA : Rekam Jejak Kasus Korupsi Buronan Kelas Kakap Djoko Tjandra

"Kepentingan kami untuk lakukan pemeriksaan terkait kasus-kasus yang terjadi, yaitu terkait keluar masuknya Djoko Tjandra," papar Listyo. 

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia resmi menyerahkan terpidana kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra ke Kejaksaan Agung , Jumat (31/7/2020) malam.

Dalam penyerahannya, turut hadir Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit, Kepala Rumah Tahanan Salemba Renharet Ginting, dan Jampidsus Kejaksaan Agung Ali Mukartono.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan, pihak-pihak terkait yang hadir malam ini turut menandatangani surat berita acara. 

Sang terpidana Djoko Tjandra yang sudah mengenakan pakaian berwarna oranye juga menandatangani surat tersebut.

AYO BACA : Kapolri Idham Aziz Ungkap Kelicikan Djoko Tjandra

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar