Yamaha

Ganjil Genap Berlaku 3 Agustus, Ini Jalan di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat Yang Masuk Gage

  Minggu, 02 Agustus 2020   Eries Adlin
Penerapan kebijakan ganjil-genap di beberapa ruas jalan di DKI Jakarta/@TMCPoldaMetro

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan kebijakan ganjil-genap (gage) mulai Senin, 3 Juli 2020, di beberapa ruas jalan di Jakarta. Meski begitu, selama tiga hari pertama, masih berlaku sosialisasi kebijakan tersebut jadi belum ada tindakan terhadap pelanggaran yang terjadi.

Secara keseluruhan ada 25 ruas jalan yang masuk dalam kawasan penerapan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap (gage) berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil-genap.

Berikut ini jalan yang masuk pemberlakuan ganjil-genap di Jakarta Timur atau yang berbatasan adalah:

1. Jalan D.I. Panjaitan;

2. Jalan Jenderal A. Yani mulai dari Simpang Jalan Bekasi Timur Raya sampai dengan Simpang Jalan Perintis Kemerdekaan;

3. Jalan Pramuka;

Sementara itu, jalan yang termasuk penerapan ganjil-genap di Jakarta Pusat atau yang berbatasan adalah:

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

1. Jalan Pintu Besar Selatan;

2. Jalan Gajah Mada;

3. Jalan Hayam Wuruk;

4. Jalan Majapahit;

5. Jalan Medan Merdeka Barat;

6. Jalan M.H. Thamrin;

7. Jalan Jenderal Sudirman;

8 Jalan Suryopranoto;

AYO BACA : Mau Jadi Pegawai Setempat Kedutaan di Luar Negeri? Ini Enak & Gak Enak-nya

9. Jalan Balikpapan;

10. Jalan Kyai Caringin;

11. Jalan H.R. Rasuna Said;

12. Jalan Gatot Subroto;

13. Jalan Salemba Raya Sisi Barat dan Jalan Salemba Raya Sisi Timur mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan Simpang Jalan Diponegoro;

14. Jalan Kramat Raya;

15. Jalan St. Senen;

16. Jalan Gunung Sahari

Untuk detail penerapan kebijakan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor polisi ganjil genap bisa Anda lihat dalam foto di atas.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar