Yamaha

Pakar Transportasi Sebut Gage Tidak Efektif

  Senin, 03 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi ganjil genap/ Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kebijakan Ganjil Genap (Gage) di Jakarta akan kembali berlaku mulai Kamis (06/08/2020). Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan salah satu upaya untuk menekan angka pertambahan kasus Covid-19 di Jakarta, lantaran sistim pergantian jam kerja atau shifting tak efektif berjalan.

AYO BACA : Was-was di Transportasi Umum jika Gage Diterapkan

"Sebagaimana diketahui bahwa pada hari Kamis kemarin telah diumumkan oleh Pak Gubernur bahwa untuk pelaksanaan ganjil genap akan dilaksanakan pada minggu besok, tepatnya pada tanggal 3 Agustus 2020 mulainya," kata Syafrin dalam keterangannya, Minggu (02/08/2020).

AYO BACA : Cek! Ini Ruas Ganjil-Genap yang Berlaku Lagi di Jakarta

Pengamat Transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, angkat bicara mengenai kebijakan gage yang dilakukan ditengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ketika ditanya mengenai kebijakan gage, Djoko berada dalam posisi kontra.

“Tidak efektif,” kata Djoko ketika dihubungi ayojakarta.com, Senin (03/08/2020).

Dia menegaskan jika kebijakan gage tetap dilakukan, maka Jabodetabek Residential Connexion (Jr Conn) harus diperbanyak. Djoko menaruh harapannya pada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) agar lebih gencar memperluas operasional bus alternatif untuk penumpang KRL itu. 

AYO BACA : PSI Anggap Gage Bakal Naikkan angka Corona Jakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar