Yamaha

Telok Abang, Tradisi Agustusan dari Palembang

  Senin, 03 Agustus 2020   Budi Cahyono
Telok Abang, mainan khusus peringatan kemerdekaan Indonesia dari Palembang. (Okezone/Melly Puspita)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Masyarakat Indonesia punya peristiwa penting yang dirayakan tiap tahunnya di bulan Agustus.

Tepatnya setiap tanggal 17 Agustus, kita merayakan hari kemerdekaan. Berbagai lomba dan karnaval diadakan di setiap daerah. Palembang punya tradisi unik sendiri untuk merayakannya, yaitu tradisi telok abang.

AYO BACA : 5 Tradisi Unik Perayaan HUT RI di Tanah Air

Telok abang adalah telur yang cangkangnya diberi warna dengan pewarna merah. Dalam bahasa Palembang, telok abang berarti telur merah. Setelah diwarnai, telur itu kemudian diletakkan di dalam mainan berbentuk kapal, pesawat, becak, atau kereta. Biasanya mainan ini sudah ramai dijual sejak awal bulan Agustus.

Rupanya, tradisi ini sudah ada sejak lama. Melansir dari idntimes.com, tradisi ini awalnya merupakan peringatan ulang tahun Ratu Wilhelmina dari Belanda. Setelah kemerdekaan, filosofinya berubah. Warna merah melambangkan keberanian, dan bagian dalam telur yang berwarna putih bermakna kesucian.

AYO BACA : Jelang Hari Kemerdekaan, Atribut 17 Agustusan Laku Keras

Kapal, pesawat atau kereta tempat meletakkan telok abang ini dibuat dari berbagai macam bahan. Ada yang dibuat dengan kardus, kayu, juga Styrofoam. Namun, aslinya mainan ini dibuat dari akar kayu gabus.

Mainan telok abang yang biasa memiliki harga yang bervariasi. Dilansir dari okezone.com, tahun lalu harganya berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp40.000.

Selain yang berukuran kecil, ternyata mainan telok abang ini juga tersedia yang berukuran besar. Mainan telok abang yang besar biasanya berukuran hingga 80 centimeter dan dijual kira-kira seharga Rp200.000.  (Putri Shaina)

AYO BACA : Lomba Dayung Meriahkan 17 Agustusan di Pasar Baru

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar