Yamaha

Koktail dengan Antibodi Ini Diteliti Bisa Cegah Perkembangan Corona

  Selasa, 04 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi wabah virus corona/ shutterstock

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Dilansir dari berita online asal Amerika Serikat (AS), newsmax.com, menuliskan bahwa terdapat sebuah publikasi tentang ilmu terapi, yang mengatakan bahwa antibodi buatan dalam minuman koktail bisa menghalangi perkembangan virus corona.

Koktail tersebut merupakan campuran cairan yang memiliki dua sumber antobodi, namun tidak disebutkan dari mana asal antibodi tersebut. Koktai sendiri merupakan racikan minuman dari berbagai bahan yang mengandung alkohol.

Usut punya usut, koktail pengobatan yang diisi antibodi ini dapat mencegah pertumbuhan Covid-19. Namun, penelitian itu baru diuji coba pada dua hewan, yaitu kera dan hamster.

Para peneliti memberikan nama REGN-COV2, pada antibodi buatan dalamm koktail tersebut. Antibodi dikembangkan oleh Pusat Penelitian Biomedis di Texas dan perusahaan riset ilmu sains, BIOQUAL. Penelitian ini sudah diuji coba pada 12 kera jenis rhesus yang berasal dari India dan 50 hamster.

“Di sebagian besar hewan yang diuji coba, menunjukkan bahwa REGN-COV2 dapat menghentikan pembentukan infeksi virus dalam tubuh kera,” kata para peneliti dalam keterangannya dilansir dari newsmax.com, Senin (03/8/2020).

AYO BACA : Rusia Klaim Vaksin Covid-19 Buatannya Siap Digunakan 12 Agustus

“Dua studi pada hamster dengan jelas menunjukkan bahwa REGN-COV2 dapat mengubah lajur infeksi Covid-19 baik ketika diberikan secara profilaksis atau terapeutik,” tambahnya.

Para peneliti mengklaim bahwa hasil penelitian mereka mengatakan antibodi yang diramu dalam koktail itu berkhasiat pada kedua model hewan tersebut. Hasil itu dilihat dengan viral load (kalkulasi jumlah virus pada paru-paru dan hidung), berkurangnya patologi yang diinduksi virus dalam kera rhesus, dan penurunan berat badan pada hamster,” tulis para peneliti.

Kendati baru diuji coba pada hewan, namun mereka mengklaim bahwa REGN-COV2 juga dapat memperlambat laju perkembangan Covid-19 dalam tubuh manusia. Studi ini dipublikasikan di BioRxiv, website khusus untuk mmepublikasikan penelitian biologi. REGN-COV2 saat ini sudah melakukan percobaan pada manusia, yaitu tahap uji klinis fase 3 pada 6 Juli lalu.

“Kami ingin mengetahui kemampuan REGN-COV2 pada manusia yang tidak terinfeksi namun berada di dekat orang yang terinfeksi Covid-19 (seperti orang dalam satu rumah dengan pasien). Kami bekerjasama dengan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) AS,” kata para peneliti.

Artikel ini dialihbahasakan dari sumber - Study: 'Antibody Cocktail' Blocks Coronavirus From Taking Hold.

AYO BACA : Epidemiolog Rusia Sebut Covid-19 Tidak Akan Hilang Meskipun Vaksin Ditemukan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar