Yamaha

Dinkes Sebut Jumlah PCR di Jakarta 4 Kali Lipat dari Standar WHO

  Selasa, 04 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Dilansir dari corona.jakarta.go.id mencatat kenaikan harian Covid-19 di DKI Jakarta bertambah 466 kasus pada Selasa (4/8/2020). Kini total kasus harian di Ibu Kota sudah mencapai 22.909 kasus.

Angka tersebut termasuk angka orang yang berhasil sembuh yaitu 14.381 dan total 880 orang meninggal dunia. Selain itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta (Dinkes) juga mencatat ada sebanyak 2.432 orang dirawat dan 5.216 orang menjalani isolasi mandiri.

AYO BACA : DAMPAK COVID-19: Jokowi Siapkan Bantuan Rp600 Ribu Selama 5 Bulan Untuk Pekerja Gaji di Bawah Rp5 juta

Dari angka tersebut, sebanyak 10.079 kasus ditemukan dengan tanpa gejala (OTG), 7.560 kasus dengan gejala, dan 5.270 kasus belum diketahui. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani, mengatakan bahwa 466 kasus harian hari ini, 80 kasus di antaranya adalah akumulasi data per 3 Agustus yang baru dilaporkan hari ini.

Fify juga menuturkan bahwa DKI Jakarta memiliki jumlah tes polymerase chain reaction (PCR) melampaui standar minimum yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Saat ini jumlah PCR di Jakarta adalah empat kali lipat dari standar WHO,”ungkapnya dalam media briefing harian, Selasa (04/8/2020).

AYO BACA : 7.411 Orang Positif Covid-19 di Jakarta Masih Dirawat

Sebagai informasi, WHO menetapkan jumlah tes PCR sebanyak 1.000 orang per satu juta penduduk dalam setiap minggunya.

Dari jumlah itu, kata Fify, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR dengan minimum sebanyak 10.645 orang dalam setiap minggunya atau 1.560 per harinya.

“Jumlah tes sepekan terakhir di Jakarta adalah 37.876,” kata dia.

AYO BACA : Akhir Tahun, Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar