Yamaha

Airin Sebut Ada Klaster Penularan Corona di Pondok Pesantren Tangsel

  Rabu, 05 Agustus 2020   Fitria Rahmawati
sebagai ilustrasi: Wali Kota Tengrang, Airin, saat mengantarkan santriwati ke Ponpes Gontor (humas Pemkot Tangsel)

TANGERANG SELATAN, AYOJAKARTA.COM - Pembukaan pondok pesantren (ponpes) ternyata masih berisiko terhadap penularan corona. Di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ada klaster baru penularan Covid-19 di salah satu ponpes dan kini harus kembali ditutup.

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmy Diany mengatakan, timbulnya klaster terbaru itu disebabkan oleh orang yang berpergian ke luar daerah, lalu positif terinfeksi virus corona. Setelah positif dia kembali lagi ke tempat asalnya.

“Ada juga pondok pesantren yang kita buka ternyata positif dan kita tutup untuk ditracing di satu tempat. Kita temukan yang kemarin sudah positif ternyata keluarganya kena, akibatnya dua kali lipat dari yang positif sudah sembuh,” ujar Airin seperti dikutip dari bantennews.co.id dalam Suara.com - jaringan AyoJakarta.com, Selasa (4/8/2020).

AYO BACA : Kota Bogor Berpeluang Diguyur Hujan Rabu 5 Agustus

“Tapi ada juga rata-rata akibat dari impor, dari luar daerah masuk ke kita. Contohnya ada yang datang dari Jawa lalu menulari ke keluarganya,” terang Airin.

Namun, kata Airin, pesantren tersebut sudah ditutup kembali, dan setelah di karantina dan ditracing saat ini penghuninya sudah sembuh semua.

“Mereka sudah sembuh. Sudah kami karantina mandiri di rumah lawan Covid-19, sudah ditracing juga di Ponpes tersebut. Tidak ada penambahan di ponpes tersebut, sudah selesai. Kemarin juga ada satu orang keluarga yang bepergian, dia OTG lalu kami masukkan ke rumah lawan covid,” pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar