Yamaha

Sepekan Terakhir Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Sebesar 7,4%

  Rabu, 05 Agustus 2020   Khoirur Rozi
Ilustrasi

 

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Positivity rate atau persentase kasus positif Covid-19 di Jakarta sebesar 7,4 persen dalam sepekan terakhir. Angka ini lebih tinggi dibandingkan standar dari organisasi kesehatan dunia (WHO) yakni sebesar 5 persen.

AYO BACA : Penambahan Kasus Harian Covid-19 DKI Kembali di Bawah 400-an Kasus

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,4%, sedangkan Indonesia sebesar 15,2%," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Weningtyas Purnomorini saat telekonferensi pers, Rabu (5/8/2020).

Menurut Weningtyas, persentase kasus positif ini bisa dianggap valid jika jumlah minimal pemeriksaan terpenuhi. Diketahui WHO menerapkan standar 1.000 tes per 1juta penduduk.

AYO BACA : Fraksi PSI Desak Anies Keluarkan Kebijakan Rem Darurat

"Bisa dianggap valid bila standar jumlah tes yang dilakukan telah terpenuhi. Bila jumlah tesnya sedikit (tidak memenuhi standar WHO), maka indikator persentase kasus positif patut diragukan," jelasnya.

Sementara itu, di Jakarta sendiri pemeriksaan PCR sudah dilakukan sebanyak 39.921 per 1juta penduduk. Sedangkan sepekan terakhir Pemprov DKI Jakarta melakukan tes PCR terhadap 37.187 orang.

"Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari. Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4 kali lipat standar WHO," ujarnya.

Kasus positif di Jakarta bertambah sebanyak 357 kasus dalam kurun 24 jam terakhir. Sehingga total kasus per 5 Agustus 2020 adalah 23.266 kasus. Dari jumlah kasus ini, 14.760 orang telah dinyatakan sembuh, sementara 895 orang meninggal dunia.

AYO BACA : KLASTER PERKANTORAN: Selama Seminggu, 29 Kantor di DKI Ditutup Sementara Karena Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar