Yamaha

Pemkot Jakarta Pusat Laksanakan Upacara HUT RI dengan Protokol Kesehatan

  Kamis, 06 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bayu Meghantara / dok

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Pemkot Adm Jakpus) memastikan bahwa pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-75 tetap diselenggarakan. Namun, mereka menegaskan upacara sakral itu tetap menerapkan protokol kesehatan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bayu Meghantara menuturkan, bahwa nantinya para peserta upacara tetap harus menjaga jarak. Pihaknya juga akan membatasi jumlah peserta yang akan hadir untuk mengikuti upacara.

Upacara kemerdekaan tahun ini harus dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak lain karena pandemi Covid-19 yang masih menyebar di tanah air.

Bayu menyebut, perbedaan itu terletak saat sesi pembacaan Pancasila.

AYO BACA : Perayaan HUT RI di Tengah Pandemi, Ini Arahan Lengkap Wali Kota Bekasi

“Pembacaan Pancasila tidak diikuti peserta upacara yang hadir. Cukup petugasnya saja,” ungkap Bayu dilansir dari pusat.jakarta.go.id, Kamis (6/8/2020).

Selain itu, lanjut Bayu, pelaksanaan upacara di tingkat kecamatan akan dilakukan di masing-masing kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Pusat. 

"Nantinya kelurahan juga akan bergabung dengan upacara di tingkat kecamatan," jelas Bayu.

Terkait beberapa kegiatan perlombaan yang dilakukan di tingkat kota untuk memperingati HUT RI seperti tahun lalu, tahun ini tidak dilakukan karena kondisi pandemi Covid-19. 

AYO BACA : 5 Tradisi Unik Perayaan HUT RI di Tanah Air

Selain menyiapkan langkah antisipasi, di kesempatan yang sama Pemkot Jakpus akan menggelar doa bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Bayu menerima audiensi dari FKUB di Ruang Tamu Kantor Walikota Jakpus.

Bayu mengatakan, kegiatan doa bersama ini akan dilakukan pada Jumat (14/8/2020) mendatang di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Jakpus. Nantinya, pimpinan dari masing-masing agama akan hadir untuk mengikuti kegiatan doa bersama.

“Doa bersama ini untuk memperingati hari kemerdekaan. Kita laksanakan di hari Jumat (14/8/2020) pukul 14.00 WIB, sebelum upacara peringatan di hari Senin,” ungkapnya.

Selain melakukan doa bersama, lanjut Bayu, akan disampaikan juga situasi terkini dan infomasi mengenai perkembangan dan penanganan Covid-19 di wilayah Jakpus.

"Perkembangan ini disampaikan, agar menjadi informasi bagi para anggota FKUB dalam memutus rantai penyebaran Covid-19," ujar Bayu.

AYO BACA : Nilai Sejarah di Balik Lomba Makan Kerupuk saat Perayaan 17-an --------- Artikel ini sudah Terbit di AyoJakarta.com, dengan Judul Nilai Sejarah di Balik Lomba Makan Kerupuk saat Perayaan 17-an, pada URL https://www.ayojakarta.com/read/2020/08/05/22358/ni

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar