Yamaha

Polisi Periksa Anji dan Hadi Pranoto Pekan Depan

  Kamis, 06 Agustus 2020   Budi Cahyono
Anji dilaporkan ke polisi terkait UU ITE dan kabar bohong/ instagram

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Erdian Aji Prihartanto alias Anji dan Hadi Pranoto akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan tersebut terkait kasus dugaan penyebaran berita hoaks alias bohong pada pekan depan. Rencana pemeriksaan itu berkaitan dengan klaim Hadi soal obat herbal untuk menyembuhkan Covid-19 dalam wawancara di kanal YouTube milik Anji, Dunia Manji.

"Kami jadwal kan minggu depan kita upayakan minggu depan kita akan memanggil pemilik akun dari YouTube duniamanji ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

"Banyak teman-teman yang kita ketahui bersama bahwa dia adalah publik figur inisialnya A (Anji) nama panggilan si publik figur ini adalah A (Anji). Kemudian kita juga akan memanggil saudara terlapor HP (Hadi Pranoto), ini kami  jadwalkan minggu depan," sambungnya.

AYO BACA : Pelapor Anji Curiga Hadi Pranoto Jualan Produk dengan Cara Pansos

Yusri mengatakan, Anji dan Hadi Pranoto akan dipanggil untuk diperiksa dengan status sebagai saksi.

Rencana pemeriksaan itu setelah polisi meningkatkan status kasus itu dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

"Perkara ini ditingkatkan dari penyelidikan naik ke penyidikan," tuturnya.

Lebih lanjut, selain terlapor Anji dan Hadi, polisi juga akan memanggil saksi ahli, yakni ahli bahasa, kemudian dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan ahli IT.

AYO BACA : Pelapor Anji dan Hadi Pranoto: Bisa Langsung Ditahan Pelakunya

Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid sebelumnya melaporkan Anji ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2020).

Anji yang kekinian ramai menjadi perbincangan publik itu dilaporkan berkaitan wawancaranya dengan Hadi Pranoto untuk konten YouTube mengenai vaksin virus corona.

Muannas ketika itu mengemukakan alasan pihaknya melaporkan Anji lantaran diduga telah menyebarkan berita bohong

Dalam sesi wawancara di akun YouTube milik Anji, Hadi Pranoto mengaku sebagai pakar mikrobiologi dan berbicara soal vaksin virus Covid-19.

"Kami datang untuk melapor ke kepolisian di SPKT Polda Metro Jaya berkaitan dengan dugaan tindak pidana menyebarkan berita bohong oleh akun channel YouTube milik Anji," kata Muannas Alaidid di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/8/2020).

Muannas mengaku, pihaknya menyoal ihwal konten yang dibincangkan Anji dengan Hadi Pranoto. Salah satu, yakni soal tes swab dan tes rapid dalam penanganan virus corona.

"Yang menjadi persoalan bahwa konten itu ditentang, pendapat yang disampaikan oleh si profesor itu ditentang, pertama adalah menyangkut tentang swab dan rapid test. Dikatakan di situ dia punya metode dan uji yang jauh lebih efektif dengan yang dia namakan digital teknologi, itu biayanya cukup Rp10 ribu hingga Rp 20 ribu," terangnya.

AYO BACA : Obat Herbal Covid-19 Hadi Pranoto Tak Pernah Diberikan ke Wisma Atlet

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar