Yamaha

Liga 2 Kick-off 17 Oktober dengan Format Baru

  Jumat, 07 Agustus 2020   Budi Cahyono
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita (Ayojakarta.com/Budi Cahyono)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2 kembali merancang restart kompetisi. Khusus Liga 2, PT LIB merencanakan kick-off dimulai 17 Oktober 2020 dengan format baru.

Melalui surat resmi bernomor 261/LIB-KOM/VIII/2020 perihal Tindak Lanjut Kompetisi Liga 2 2020 tertanggal 6 Agustus 2020,  PT LIB menyampaikan perubahan format kompetisi yang sebelumnya home – away menjadi sistem home tournament.

AYO BACA : Lanjutan Kompetisi Liga 1: PT LIB ke Yogyakarta untuk Cek Kesiapan Stadion

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita menerangkan, lanjutan kompetisi tersebut menindaklanjuti Surat Keputusan PSSI Nomor:SKEP/053/VI/2020 perihal Kelanjutan Kompetisi dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020 tertanggal 27 Juni 2020.

Akhmad Hadian menjelaskan, kompetisi tetap dilanjutkan namun dengan catatan bahwa jadwal tersebut akan mengikuti situasi perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

AYO BACA : Lanjutan Kompetisi Liga 2: 7 Tim Ajukan Jadi Tuan Rumah

“Kompetisi Liga 2 akan dimulai 17 Oktober sampai  5 Desember 2020, setelah Liga 1. Format kompetisi jelas berubah total, dari kompetisi penuh menjadi home tournament.  Liga 2 diikuti 24 klub, nantinya akan di fase penyisihan dibagi 4 grup, masing-masing grup berisi 6 klub atau tim,” jelas Akhmad Hadian kepada Ayojakarta.com, Jumat (7/8/2020).

Dia melanjutkan, pada fase perempat final, 8 klub dibagi 2 grup, masing-masing 4 klub. Selanjutnya pada partai semifinal dan final single match.

“Seluruh pertandingan dilaksanakan tanpa penonton dan memperhatikan protokol kesehatan ketat,” imbuh Akhmad Hadian.

Selain membahas format kompetisi, tim Liga 2 juga akan mendapatkan subsidi dengan besaran berbeda di setiap fase yang diikuti. Tahap 1 yang sudah terealisasi, subsidi sudah dicairkan ke seluruh klub senilai Rp250 juta untuk masing-masing klub.

“Babak penyisihan Rp600 juta diberikan dalam 4 termin, dibayarkan mulai September – Desember 2020. Perempat final Rp200 juta diberikan dalam dua termin, dan semifinal Rp200 juta dicairkan dalam dua termin. Untuk juara dan runner-up masing-masing menerima Rp500 juta dan Rp300 juta,” terangnya.

AYO BACA : Persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Latihan Perdana Timnas 7 Agustus

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar