Yamaha

Sudah Empat Kali Indonesia Catat Kasus Harian Positif Covid-19 Melebihi Angka 2.000

  Jumat, 07 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Kesehatan mencatat lonjakan kasus harian Covid-19 secara nasional. Dilansir dari laman covid19.go.id, tercatat 2.473 kasus positif Covid-19 pada Jumát, 7 Agustus 2020.

AYO BACA : DAMPAK COVID-19: Jokowi Siapkan Bantuan Rp600 Ribu Selama 5 Bulan Untuk Pekerja Gaji di Bawah Rp5 juta

Total angka tersebut termasuk 1.912 kasus berhasil disembuhkan dan 72 orang meninggal dunia. Jika dilihat dari rentetan panjang kasus Covid-19 sejak pertama kali diumumkan di Indonesia pada 2 Maret 2020, kasus positif hari ini merupakan yang ke-empat tertinggi.

Kasus tertinggi pertama terjadi pada 9 Juli 2020 yaitu sebanyak 2.657 kasus. Tertinggi kedua pada 29 Juli 2020 dengan 2.381 kasus. Tertinggi ketiga terjadi pada hari ini yaitu 2.473 kasus dan tertinggi berikutnya terjadi pada 31 Juli dengan 2.030 kasus.

AYO BACA : Mau Jadi Pegawai Setempat Kedutaan di Luar Negeri? Ini Enak & Gak Enak-nya

Untuk wilayah DKI Jakarta, hingga berita ini diturunkan, laman tersebut belum menampilkan kasus positif per-provinsinya. Adapun, pada Kamis (6/7), DKI Jakarta memecahkan rekor dengan kasus positif tertingginya sejak diumumkan kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Dinkes Pemprov) DKI Jakarta mencatat, selama 24 jam sampai dengan 6 Agustus 2020, ditemukan 597 kasus positif Covid-19 baru. Dengan penambahan tersebut, sampai dengan 6 Agustus, kasus positif Covid-19 di DKI mencapai 23.863 kasus.

Jumlah itu termasuk 2.552 orang dirawat, 15.006 orang sembuh, 908 orang meninggal dunia, dan 5.397 orang menjalani isolasi mandiri. Selain itu, Dinkes Jakarta juga mencatat 10.450 kasus positif ditemukan pada orang tanpa gejala (OTG), 7.636 kasus dengan gejala, dan 5.777 orang belum diketahui

Sementara itu, menurut Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Covid-19, sudah sekitar empat minggu dua wilayah administratif di DKI Jakarta masuk kategori zona merah yakni Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

“Kami mohon untuk bupati dan walikota, untuk memperhatikan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing. Dan melaporkan kendala kepada Satgas Covid-19 nasional,” tegas Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Prof Wiku Adisasmito di Kantor Presiden pada Kamis, 6 Agustus 2020.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar