Yamaha

Gage, Penumpang Transjakarta Naik 7 Persen

  Minggu, 09 Agustus 2020   Fitria Rahmawati
Petugas kepolisian melakukan operasi ganjil-genap di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020). Hingga siang hari, telah lebih dari 200 surat tilang dikeluarkan. Foto: Republika/Bayu Adji P

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas PT Transjakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, ada kenaikan jumlah penumpang sejak ganjil-genap (gage) diberlakukan kembali di DKI Jakarta, meski kini masih dalma tahapan sosialisasi. 

"Jumlah penumpang mengalami kenaikan 7% jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya," ujar Nadia, Minggu (9/8/2020).

Nadia mengatakan, sejak pertama diterapkan gage pada Senin (3/8/2020), kenaikan jumlah penumpang sudah terjadi. 

Dari data yang dihimpun, selama 5 hari sosialisasi penerapan ganjil genap, jumlah penumpang Transjakarta mencapai 1.659.771 atau rata-rata 331.954 orang setiap hari. 

AYO BACA : Ada Proyek Jembatan MRT, PT TransJakarta Ubah Layanan Non-BRT

Sedangkan jumlah penumpang sebelum ganjil genap mencapai 1.552.542 atau rata-rata 310.508 orang setiap hari. 

"Jumlah penumpang paling tinggi saat ganjil genap itu pada hari pertama Senin (3/8/2020) sebanyak 337.326 orang," katanya.

Pada hari kedua atau Selasa (4/8/2020) sosialisasi ganjil genap penumpang Transjakarta tercatat sebanyak 328.257 orang. Kemudian pada Rabu (5/8/2020) tercatat 332.709 orang, Kamis (6/8/2020) tercatat 331.846 orang dan 329.615 orang saat Jumat (7/8/2020).

"Kami selalu mengingatkan penumpang untuk mematuhi protokol kesehatan, baik melalui petugas langsung atau melalui banner, yang terpasang di halte bus Transjakarta," terangnya. 

AYO BACA : Transjakarta Bakal Tambah Armada untuk Antisipasi Lonjakan Penerapan Gage

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar