Yamaha

Kamu Pecinta Brompton? Mau Dapat Brompton Tanda Tangan Jusuf Kalla? Nih Harganya

  Senin, 10 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
Wakil Presiden 2014-2019 sekaligus Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla membubuhkan tanda tangan di sepeda Brompton. (ist)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini, tren bersepeda marak di kota-kota besar, salah satunya di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, bagi masyarakat kelas atas, pasti sudah tak asing lagi dengan sepeda Brompton.

Harga sepeda yang fantastis itu kerap kali mewarnai jalanan Ibu Kota. Baru-baru ini, satu unit sepeda Brompton milik Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta bakal dilelang.

Pelelangan sepeda tersebut akan dimulai usai kegiatan donor darah komunitas pesepeda esok hari, Selasa 11 Agustus 2020. Lelang akan dimulai usai kegiatan donor darah yang diikuti ratusan pehobi sepeda ini digelar di Unit Donor Darah (UDD) PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

AYO BACA : PMI Jakarta Timur Bagikan 200 Paket Kue Lebaran ke Dokter dan Perawat

Bukan sepeda sembarangan, Brompton tersebut sudah terdapat tanda tangan Wakil Presiden 2014-2019 sekaligus Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla. Tidak hanya milik JK, tanda tangan milik Sandiaga Uno juga dipamerkan di sepeda itu.

Staf Ketua Umum PMI DKI Jakarta, Eko Guruh, mengatakan keuntungan dari lelang tersebut akan didonasikan ke PMI. Bagi peminat Brompton dengan dua tanda tangan pejabat tinggi itu, harus menyiapkan kocek berkisar Rp 45 juta.

"Untuk menambah nilai jual, sepeda milik Ketua PMI DKI tersebut sudah dibubuhi tanda tangan para tokoh. Sepeda akan dilepas ke penawar tertinggi," ujar Eko, Senin (10/8/2020).

AYO BACA : Pemkot Jakut Dukung Pencapaian Target Bulan Dana PMI

Rencananya, sebanyak 300 pehobi sepeda akan mendonorkan darahnya pada kegiatan tersebut. Pehobi yang berasal dari sejumlah komunitas sepeda itu merupakan komunitas yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno.

Donor darah sendiri akan berlangsung mulai Senin (10/8/2020) hingga 16 Agustus mendatang. Selain untuk memeriahkan, kata Eko, acara lelang tersebut juga merupakan bagian kampanye atau ajakan agar masyarakat tidak ragu berdonor.

Terlebih di masa pandemi, saat persediaan darah berkurang sementara kebutuhannya tetap bahkan bertambah, donor darah sangat diharapkan untuk membantu sesama.

"Kita ketahui bersama ada kekhawatiran masyarakat untuk berdonor karena pandemi, tapi kami pastikan ini aman. Tidak perlu ragu, silakan datang, atau kami datangi melalui komunitas," jelasnya.

AYO BACA : PMI DKI Bangun Bank Darah di Kepulauan Seribu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar