Yamaha

DKI Jakarta Gencar Cari Investor di Tengah Covid-19, Ini Sektor Paling Diminati

  Selasa, 11 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI Jakarta, Benni Aguscandra. (sumber: beritajakarta.id)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI Jakarta, Benni Aguscandra, mencatat jenis sektor usaha yang mempunyai nilai investasi tinggi di Jakarta. Dia menilai sektor-sektor ini dapat menarik minat investor dalam menanamkan modalnya jika dioptimalkan.

Perlu diketahui, realisasi investasi Provinsi DKI Jakarta triwulan II tahun 2020 atau periode April hingga Juni sebesar Rp30,1 triliun. Rincian jumlah tersebut terdiri dari realisasi PMA DKI Jakarta sebesar 0,8 miliar dolar AS atau setara Rp12,2 triliun dan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) DKI Jakarta sebesar Rp 17,9 triliun.

Benni membeberkan ada tiga sektor yang paling diminati oleh PMDN. "Sementara, sektor usaha transportasi, gudang, dan telekomunikasi menjadi sektor yang paling diminati," ujar Benni dilansir dari beritajakarta.id, Selasa (11/8/2020).

AYO BACA : CARA DAFTAR BLT PEKERJA FORMAL: Buat Kalian Yang Dalam Proses PHK Sepihak, Ini Jalan Keluarnya

Adapun untuk investor PMA, kata Benni, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran adalah yang paling mereka minati. Tak tanggung-tanggung, nilai investasi yang dihasilkan dari sektor itu sebesar 308 juta dolar AS (Rp6,6 triliun) atau berkontribusi 36% dari total realisasi investasi PMA DKI Jakarta pada triwulan II tahun 2020.

Benni menjelaskan, data realisasi investasi PMA dan PMDN berdasarkan wilayah Kota Administrasi, paling tinggi berada di Jakarta Selatan dengan total realisasi investasi sebesar Rp13,5 triliun terdiri dari PMA sebesar Rp8,3 triliun dan PMDN sebesar Rp5,2 triliun.

Kemudian, Jakarta Pusat dengan realisasi investasi sebesar Rp8,8 triliun terdiri dari PMA sebesar Rp1,7 triliun dan PMDN Rp7,1 triliun.

AYO BACA : CARA DAFTAR BLT PEKERJA FORMAL: Penerima Subsidi Upah Bertambah Jadi 15,7 Juta Orang

Jakarta Utara dengan realisasi investasi sebesar Rp3,4 triliun terdiri dari PMA sebesar Rp936 miliar dan PMDN sebesar Rp2,5 triliun.

"Jakarta Barat dengan realisasi investasi Rp2,3 triliun terdiri dari PMA Rp430 miliar dan PMDN Rp1,9 triliun; dan Jakarta Timur dengan realisasi investasi sebesar Rp 2 triliun terdiri dari PMA sebesar Rp799 miliar dan PMDN Rp1,2 triliun," urai Benni.

Saat ini, Benni dan timnya sedang melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan untuk menyusun strategi dan solusi penguatan iklim investasi di Jakarta.

"Kami juga aktif melakukan promosi dalam berbagai forum investasi yang diselenggarakan dengan adaptasi kebiasaan baru dalam upaya pencegahan Covid-19," ungkap Benni.

AYO BACA : Pemprov DKI Sosialisasi Pembangunan Rusunawa di Rorotan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar