Yamaha

815 Pohon Ditebang, MRT Jakarta Bakal Relokasi Pohon 10 Kali Lipat

  Selasa, 11 Agustus 2020   Aini Tartinia
[ilustrasi] Pekerja memasang dinding pembatas pembangunan proyek MRT (dok: republika)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Sekitar 815 pohon di sekitar lokasi pembangunan dua stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Fase II yakni Stasiun Monas dan Thamrin, bakal terdampak pencabutan. Namun, pohon-pohon tersebut akan direlokasi dan diganti sebanyak 10 kali lipat sesuai dengan ketentuan.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim menyatakan, dari 815 pohon yang terdampak di antaranya 235 pohon terdampak pembangunan stasiun Thamrin dan 580 pohon ditebang untuk pembangunan stasiun Monas.

AYO BACA : Ada yang Beda dari Pembangunan MRT Fase II, Apa Itu?

“Sebanyak 171 pohon akan diganti dan 64 pohon direlokasi dampak pembangunan stasiun Thamrin. Sedangkan, untuk pembangunan stasiun Monas sebanyak 430 pohon akan diganti dan 150 direlokasi,” kata Silvia dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Pohon terdampak sekitar Stasiun Thamrin berada di area media digunakan untuk konstruksi stasiun dan peluncuran TBM (mesin bor). Sementara itu, area sisi timur dan barat digunakan untuk pelebaran jalan dan pengalihan lalu lintas sementara.

AYO BACA : HUT ke-75 RI, Ancol Tebar Promo Tiket Masuk, Simak Caranya!

Sesuai rekomendasi Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Suzi Marsitawati mennjelaskan, khusus pohon-pohon yang sehat atau masih layak tanam akan direlokasi di area kebun bibit Srengseng, Jakarta Barat. Adapun pohon yang sudah tak layak tanam akan diganti dengan pohon yang sudah tumbuh besar dan siap ditanam.

“Pohon yang diganti dan kondisinya tidak sehat akan dibawa ke TPK Pondok Pinang, sisa kayunya diolah dan dimanfaatkan bernilai ekonomis. Lalu, pohon itu diganti dengan pohon besar berdiameter 40cm,” ujarnya.

Suzi menambahkan, Distamhut DKI Jakarta mengapresiasi langkah PT MRT Jakarta dalam menangani kegiatan pembangunan MRT Fase II yang berbasis pada kelestarian lingkungan, yakni penggantian ratusan pohon yang terdampak ditebang demi rampungnya proyek tersebut pada kuartal I-2025 mendatang.

“Keseriusan PT MRT Jakarta dalam membangun dan melestarikan lingkungan ini sangat bagus. Kami dukung semua langkah yang dilakukan tentunya sambil tetap lakukan pengawasan,” ucapnya.

AYO BACA : Pemprov DKI Perkuat Peran Etnis Tionghoa dalam Pembangunan Jakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar