Yamaha

CARA DAFTAR BLT PEKERJA FORMAL: Presiden Jokowi Janjikan Cair Agustus Ini

  Kamis, 13 Agustus 2020   Eries Adlin
Presiden Joko Widodo ketika mengunjungi fasilitas uji dan produksi vaksin Covid-19 di Bandung/setkab.go.id

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Presiden Joko Widodo menjanjikan bantuan langsung tunai (BLT) untuk pekerja formal atau subsidi upah sebesar Rp600 per bulan selama empat bulan cair dalam satu atau dua pekan mendatang.

“Untuk yang masih bekerja juga akan diberikan bantuan, tapi ya ikut dalam BPJS Ketenagakerjaan. Insya Allah dalam seminggu dua minggu ini sudah akan keluar,” ungkap Presiden Jokowi ketika meninjau Pos Komando Penangangan Covid-19 Jawa Barati di Kodam Siliwangi III/Siliwangi, Selasa (11 Agustus 2020).

BLT untuk pekerja formal mempersyaratkan penerima bantuan adalah mereka yang tercatat sebagai peserta aktif di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Pemerintah memang menggunakan data lembaga yang kini disebut BP Jamsostek itu sebagai dasar pemberian bantuan subsidi agar tepat dan cepat sasaran.

Ketentuan lain adalah penerima BLT memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan atau iuran BP Jamsostek Rp150 ribu per bulan. Penerima BLT pekerja formal juga bukan merupakan aparatur sipil negara (ASN), dulu dikenal dengan sebutan pegawai negeri sipil (PNS), dan tidak bekerja badan usaha milik negara (BUMN).

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Meski begitu, menurut keterangan dari Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, tenaga honorer di lembaga pemerintahan masuk dalam kategori penerima BLT pekerja formal. Pada awalnya pemerintah akan mengucurkan BLT atau subsidi upah kepada sekitar 13 juta pekerja formal. Namun, menurut Menaker Ida, jumlah itu diperluas menjadi 15 juta lebih pekerja formal dengan memasukkan tenaga honorer atau pegawai di pemerintahan non-ASN.

Pemerintah pun menambah anggaran menjadi sekitar Rp37,7 triliun untuk 15,7 juta pekerja untuk program BLT bagi pekerja formal. Sebelumnya, anggaran bantuan tersebut tersedia Rp33,1 triliun untuk 13,3 juta orang.

PERSYARATAN PENERIMA

Kalian sudah terdaftar sebagai penerima BLT untuk pekerja formal? Kalau belum ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan terkait dengan kebijakan tersebut:

Pertama: pastikan diri kalian tercatat sebagai peserta di BP Jamsostek dengan mengecek ke bagian SDM di perusahaan.Tentu dengan ketentuan iuran per bulannya Rp150 ribu. Kalau di atas itu, kalian tidak berhak mendapatkan BLT. Kalau memang tidak ingat secara pasti, cek juga berapa upah yang kalian terima per bulan. Kalau di atas Rp5 juta per bulan, kalian juga tidak berhak mendapatkan BLT untuk pekerja formal.

AYO BACA : Cara Mudah Mencairkan Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan via Lapak Asik Online

Kedua: kalian harus memiliki rekening pribadi di bank yang masih aktif. Pasalnya, BLT untuk pekerja formal, pencairannya dengan cara langsung dikirim ke rekening penerima.

Ketiga: setelah itu BP Jamsostek akan mengumpulkan nomor rekening peserta yang memenuhi kriteria penerima BLT melalui kantor cabang di seluruh Indonesia.

Keempat: data calon penerima BLT untuk pekerja formal yang sudah divalidasi di BP Jamsostek akan dikirimkan ke  pemerintah.

Kelima: Pemerintah akan memvalidasi ulang data calon penerima BLT untuk pekerja formal.

Keenam: Setelah semua oke, tinggal tunggu proses pencairan BLT pekerja formal. Caranya, ya cek rekening pribadi kalian. Oh ya, pencairan dilakukan dalam dua termin. Masing-masing pencairan BLT untuk dua bulan. Rencana awal, pengucuran dilakukan mulai September. Namun Presiden Jokowi menjanjikan bisa cair sepekan atau dua  pekan mendatang yang berarti masih dalam bulan Agustus.

Berikut ini beberapa ketentuan terkait dengan program BLT pekerja formal:

  • Penerima bantuan: 15,7 juta pekerja
  • Status pekerja: non-PNS dan non-karyawan BUMN
  • Pekerja aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150 ribu per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.
  • Besaran bantuan: Rp600 ribu selama empat bulan Pencairan: Dijadwalkan mulai Agustus 2020. Diberikan kepada penerima per dua bulan.

AYO BACA : Teruntuk Murid di Jakarta, Kalian Masih Harus Belajar dari Rumah Dulu Ya...

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar