Yamaha

Picu Kerumunan, CFD Jakarta Kembali Ditiadakan Sementara

  Jumat, 14 Agustus 2020   Khoirur Rozi
Sebagai ilustrasi. Sejumlah warga berolahraga di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/6/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan meniadakan kembali Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Keputusan ini diambil seiring dengan perpanjangan masa PSBB transisi fase I hingga 27 Agustus 2020.

Anies menjelaskan, CFD ditiadakan lantaran memicu kerumunan orang yang berpotensi terjadinya penularan Covid-19. Pemprov DKI Jakarta juga meniadakan kegiatan keramaian lainnya.

"Seluruh aktivitas sosial bersama yang menyebabkan kerumunan itu akan ditunda. Dan ini artinya, kegiatan Care Free Day kami putuskan untuk ditiadakan, karena Car Free Day ini berpotensi kerumunan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/8/2020) malam.

AYO BACA : Ada Kasus Covid-19, CFD Pemuda dan RA Fadillah Jaktim Dihentikan

Keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan pakar kesehatan khususnya epidemiolog dan jajaran Forkopimda. Pada perpanjangan ini Anies akan fokus terhadap penegakan aturan, terutama soal wajib masker.

"Melalui perpanjangan ini, kami bersama aparat Kepolisian dan TNI akan fokus pada penegakan aturan, khususnya penggunaan masker kepada masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, setelah dilarang lebih dari 3 bulan kegiatan CFD kembali dibuka pada 21 Juli 2020. Pantauan Ayojakarta saat itu, terjadi kerumunan warga Ibu Kota saat CFD berlangsung hingga menuai polemik.

AYO BACA : CFD Bekasi Dibuka 9 Agustus

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar