Yamaha

Dewan Desak Keringanan UKT untuk Keberlanjutan Studi

  Jumat, 14 Agustus 2020   Aini Tartinia
ilustrasi UKT/ Republika

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Thopaz Nuhgraha Syamsul, mendesak Pemerintah Pusat maupun Pemprov DKI Jakarta agar dapat memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) terhadap mahasiswa di DKI Jakarta.

\"Salah satu warga di Kecamatan Duren Sawit yang mengadu di reses saya meminta keringanan UKT dari pihak universitas. Namun sejauh ini, anak dari warga tersebut belum dapat keringanan UKT dari pihak kampus,\" kata Thopaz dalam keterangan tertulis yang diterima Ayojakarta, Kamis (13/8/2020).

Permintaan keringanan UKT maupun bayaran kuliah tersebut bukan hanya ditunjukan ke perguruan tinggi negeri (PTN) melainkan perguruan tinggi swasta (PTS) pun harus demikian.

Karena, di saat pandemi Covid-19 ini banyak para orang tua yang keadaan ekonominya terganggu.

AYO BACA : Mahasiswa Terdampak Covid-19 Dapat Keringan UKT

\"Di saat pandemi, banyak orang tua mahasiswa yang kehilangan mata pencaharian. Ada yang terkena PHK dan masih banyak kendala ekonomi lainnya. Jadi, Pemerintah Pusat maupun Pemprov DKI harus aktif mencarikan solusi,\" tegas ujarnya.

Thopaz mengatakan, hal tersebut sangat penting, karena mahasiswa harus tetap fokus belajar dan menyelesaikan tugas-tugas kampus di tengah masa sulit karena pandemi. Jangan sampai para mahasiswa ini terbebani pikiran oleh biaya kuliah.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan kebijakan yang memberikan keringanan UKT bagi mahasiswa PTN. Program tersebut tertuang dalam Peraturan Mendikbud (Permendikbud) Nomor 25 Tahun 2020.

Peringanan biaya UKT itu pun diberikan dengan beragam cara menyesuaikan kemampuan dari perekonomian mahasiswa PTN yang mengalami kendala finansial akibat pandemi Covid-19.

Nadiem mengatakan, mahasiswa nantinya bisa menyicil bahkan hingga menunda UKT dengan jangka waktu pembayaran yang disesuaikan. Besaran UKT juga bisa diturunkan agar tidak mencekik perekonomian mahasiswa di tengah pandemi Covid-19.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar