Yamaha

Ada Kasus Covid-19, Pujasera Blok S Kebayoran Baru Tutup 13-15 Agustus

  Jumat, 14 Agustus 2020   Aini Tartinia
ilustrasi penutupan kios di pasar/ Suara.com

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM - Pusat jajanan serba ada (Pujasera) Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ditutup sementara setelah penemuan sejumlah pedagang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab test pada akhir Juli 2020 lalu.

Camat Kebayoran Baru, Tommy Fudhihartono, Rabu (12/8/2020) mengatakan, Pujasera Blok S ditutup sementara selama tiga hari terhitung mulai tanggal 13 sampai dengan 15 Agustus 2020. Ia tak menyebut berapa jumlah pedagang yang terpapar Covid-19.

Sebelum penutupan Pujasera Blok S dilakukan, kata dia, Muspika Kebayoran Baru sudah berkoodinasi dengan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) yang mewadahi Pujasera.

Selain itu, pihak kecamatan juga melakukan musyawarah dengan melibatkan Sudin PPKUKM, lurah, pengurus RT/RW, perwakilan pedagang, dan pengurus wilayah lainnya, seperti Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Dalam musyawarah tersebut disampaikan langkah penutupan harus dilakukan setelah hasil uji usap atau swab kepada pedagang telah keluar pada tanggal 29 Juli 2020.

AYO BACA : 27 Pegawai Positif Covid-19, 4 Puskesmas di Kota Bogor Ditutup

"Hasil uji usap ditemukan kasus positif Covid-19 pada empat orang pedagang di Pujasera Blok S, Kelurahan Rawa Barat," ujarnya.

Menurut Tommy, saat ini pedagang yang dinyatakan positif Covid-19 sudah menjalani perawatan di RS Duren Sawit, Jakarta Timur

"Ada satu orang pedagang sudah dipulangkan karena berdasarkan hasil swab test terakhir dinyatakan negatif," ujarnya.

Tommy mengharapkan, penutupan Pujasera Blok S selama tiga hari dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah tersebut. Sehingga pada saat dibuka kembali tanggal 17 Agustus 2020, pembeli dan pedagang bisa beraktivitas dengan aman.

Sementara itu, Lurah Rawa Barat, Dedi Rohedi mengatakan, selama ditutup akan dilakukan sterilisasi serta penyemprotan disinfektan di Pujasera Blok S oleh kelurahan dan PMI.

AYO BACA : Sepekan Lockdown, PN Jakbar Kembali Buka Layanan

"Semua Loksem (lokasi sementara) dan area sekitar Pujasera Bloks S disterilisasi dan dilakukan penyemprotan," kata Dedi.

Selama penutupan, lanjut Dedi, pihaknya mengajak para pedagang untuk disiplin menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik.

Kepala Seksi KUKM Sudin PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Selatan, Andriyantono menambahkan, setelah dilakukan penutupan, pihaknya mengajak semua pedagang untuk melakukan kerja bakti massal pada tanggal 16 Agustus 2020.

Kerja bakti tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dan 3M, bertujuan untuk membersihkan area sekitar Pujasera Blok S agar kembeli steril dari penyebaran virus corona penyebab Covid-19.

"Hal tersebut dilakukan sebelum para pedagang berjualan kembali pada Senin, 17 Agustus 2020," katanya.


Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119. Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.   Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara 44 Perusahaan Akibat Adanya Kasus Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar