Yamaha

Cegah Kerumunan Warga, Gubernur Anies Larang Lomba 17-an

  Jumat, 14 Agustus 2020   Khoirur Rozi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/facebook Anies Baswedan

 

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melarang kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan HUT RI ke-75. Menurut dia, lomba 17 Agustus-an memicu kerumunan orang yang berpotensi terjadinya transmisi virus corona.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

“Lomba-lomba yang biasanya dilakukan itu ditiadakan. Karena, lomba-lomba inilah yang menyebabkan kerumunan tanpa terkendali,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Untuk tetap memeriahkan hari kemerdekaan bangsa Indonesia, Anies tetap membolehkan warga untuk menghias lingkungannya dengan berbagai ornamen. Selain itu, upacara bendera juga boleh dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan pembatasan peserta.

AYO BACA : Mau Jadi Pegawai Setempat Kedutaan di Luar Negeri? Ini Enak & Gak Enak-nya

“Menghias kampung, rumah, maupun kantor bisa tetap berjalan. Kalau mau melaksanakan upacara diperbolehkan dengan jumlah yang terbatas. Upacara relatif bisa dikendalikan karena jarak antar berdirinya bisa diatur hingga tata caranya,” jelasnya.

Anies juga telah memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi 14 hari ke depan hingga 27 Agustus. Keputusan ini diambil setelah terlebih dahulu berkonsultasi dengan pakar kesehatan khususnya epidemiolog dan jajaran Forkopimda.

“Dengan mempertimbangkan segala kondisi, kami memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB Masa Transisi di fase pertama ini untuk keempat kalinya hingga tanggal 27 Agustus 2020,” kata Anies.

AYO BACA : Teruntuk Murid di Jakarta, Kalian Masih Harus Belajar dari Rumah Dulu Ya...

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar