Yamaha

PSBB DKI Diperpanjang Lagi, Wali Kota Jakpus: Maskermu Adalah ‘Vaksin’-mu

  Jumat, 14 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara/pusat.jakarta.go.id

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, secara resmi memperpanjang PSBB Transisi fase I selama 14 hari ke depan sampai dengan 27 Agustus 2020. Kebijakan tersebut diperpanjang untuk keempat kalinya sejak kali pertama diberlakukan pada 5 Juni 2020.

“Dengan mempertimbangkan segala kondisi, kami memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB Masa Transisi di fase pertama ini untuk keempat kalinya hingga tanggal 27 Agustus 2020," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/8/2020).

AYO BACA : Cegah Kerumuman Warga, Gubernur Anies Larang Lomba 17-an

Keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan pakar kesehatan khususnya epidemiolog dan jajaran Forkopimda. Pada perpanjangan ini Anies akan fokus terhadap penegakan aturan, terutama soal wajib masker.

Sejalan dengan keputusan Gubenur Anies, Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus), Bayu Meghantara, juga mengingatkan warganya, terutama para pekerja, untuk disiplin menggunakan masker.

Bayu menuturkan, pada pelaksanaan PSBB transisi tahap 4, klaster perkantoran menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Menurut dia, para pekerja harus disiplin menggunakan masker sebagai upaya proteksi diri dari penyebaran Covid-19.

AYO BACA : Riskan Penularan Corona, Jalur Sepeda Ditiadakan

“Misalnya pekerja ini berangkat dari rumah naik kendaraan umum mereka menggunakan masker, begitu sampai di kantor berinteraksi dengan temannya maskernya dilepas. Ini yang harus lebih disiplin lagi,” ujarnya seperti dilansir dari pusat.jakarta.go.id, Jumát (14 Agustus 2020).

Bayu menilai sebelum ditemukannya vaksin Covid-19, masker adalah barang yang dapat dianalogikan sebagai vaksin. “Karena ‘maskermu adalah vaksinmu’, maka gunakanlah masker sebagai ‘vaksin’,”ujarnya.

Bayu mengatakan masyarakat harus memahami kondisi wilayah DKI Jakarta terhadap krisis pandemi ini. Bayu tidak segan jika nantinya Pemkot Jakpus akan lebih memperketat untuk mengingatkan masyarakat dalam menaati aturan.

“Kita harus pahami situasi ini, kalau memang kondisi ini sudah baik. Tentu kebijakan ini akan dibuka oleh Pak Gubernur. Masyarakat harus memahami ini,” tandasnya.

 

AYO BACA : Ratusan PKL di Kecamatan Cakung Direlokasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar