Yamaha

Kumpulan Uang Denda dari Pelanggar Tak Bermasker di Jaktim Capai Rp113 Juta

  Jumat, 14 Agustus 2020   Aini Tartinia
ilustrasi PSBB di DKI Jakarta/ Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur mengumpulkan denda Rp113 juta dari operasi Tertib Masker (Tibmask) selama 21 hari terakhir dari para pelanggar protokol kesehatan yang tak menggunakan masker.

Kepala Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Timur Budhy Novian menyatakan, operasi Tibmask tersebut slelau dijalankan setiap hari oleh seluruh jajaran Satpol PP Kota Adminstrasi Jakarta Timur, Kecamatan hingga Kelurahan yang ada di Jakarta Timur.

“Kita secara aktif menggelar operasi Tibmask sejak 22 Juli sampai dengan 11 Agustus 2020 yang sudah terdata mencapai Rp113 juta,” ujar Budhy seperti dikutip Sudin Kominfotik Jakarta Timur, Jumat (14/08/2020).

Budhy menambahkan, dari jumlah tersebut, setiap pelanggar yang memilih membayar sanksi denda langsung disetorkan ke rekening Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, opsi lain ialah para pelanggar mentransfer sanksi denda ke rekening bank DKI.

AYO BACA : Disparekraf Nyatakan Langgar PSBB, Restoran Hotel Shangri La Masih Buka

“Dari jumlah denda tersebut, semua langsung masuk ke kas DKI. Itu semua dari pelanggar perorangan yang terjaring operasi Tibmask,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak 83.060 warga DKI Jakarta tercatat melanggar aturan tidak memakai masker. Jumlah in total keseluruhan pelanggar sejak aturan tersebut diberlakukan Pemprov DKI Jakarta. Sebanyak 73.741 orang memilih sanksi kerja sosial, sedangkan 9.319 lainnya memilih bayar denda uang tunai.

Tak hanya itu, hingga Rabu (12/08/2020) lalu, Satpol PP DKI memberikan 605 sanksi teguran tertulis dan 143 sanksi dengan di fasilitas umum di antaranya untuk kegiatan sosial budaya terdapat 12 sanksi teguran tertulis, 29 sanksi denda dan 26 sanksi segel.

Adapun, nilai denda yang masuk ke kas DKI dari perorangan sejumlah Rp1,37 miliar. Kemudian, dari denda fasilitas umum sebanyak Rp511 juta. Lalu, kegiatan sosial budaya sejumlah Rp203,5 juta.

“Total denda uang tunai yang masuk sampai dengan 12 Agustus 2020 sejumlah Rp2,093 miliar,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam siaran streaming YouTube, Rabu (12/08/2020) lalu.

AYO BACA : Langgar Protokol Kesehatan di Kepulauan Seribu Bakal Diumumkan Namanya!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar