Yamaha

Filipina Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,5

  Selasa, 18 Agustus 2020   Khoirur Rozi
ilustrasi gempa bumi/ shutterstock

MANILA, AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Filipina pada Selasa (18/8/2020) waktu setempat. Gempa tersbut memporakporandakan bangunan di wilayah pesisir.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina memperkirakan gempa terjadi pada 5 kilometer dari kota pesisir Cataingan, Provinsi Masbate. Pusat gempa berada di kedalaman sekitar 13 kilometer.

Ketua Lembaga Pemerintah, Renato Solidum mengatakan gempa tersebut terjadi akibat adanya pergerakan lempeng bumi di Filipina. Dia memprediksi bahwa gempa itu tidak menimbulkan tsunami.

"Tidak ada ancaman tsunami dari gempa yang dipicu oleh pergerakan di Patahan Filipina," ujar Solidum dilansir dari AP news.

Menurut Solidum, Filipina terletak di antara cincin api pasifik, yakni daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi. Selain gempa, negaranya juga kerap dilanda badai topan. Bahkan, dalam setahun bisa terjadi 20 kali badai topan.

"Filipina terletak di Cincin Api Pasifik, sebuah busur patahan di sekitar Samudra Pasifik tempat sebagian besar gempa bumi terjadi. Gempa berkekuatan 7,7 pernah terjadi dan menewaskan hampir 2.000 orang di Filipina utara pada tahun 1990," ungkapnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia juga mendeteksi adanya gempa tersebut. Gempa berada 456 Kilometer Manila. Sedangkan koordinatnya berada di 12.07 Lintang Utara-124.19 Bujur Timur.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, BMKG belum mengonfirmasi apakah gempa di Filipina itu berdampak kepada Indonesia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar